4.051 Personel Gabungan Diarahkan Amankan Penetapan Presiden dan Wapres Terpilih 2024

AKURAT.CO Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 4.051 Personel dalam rangka pengamanan Penetapan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih yang akan dilaksanakan di KPU pada hari ini, Rabu, (24/04/2024).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, dari 4.051 Personel yang disiagakan, nantinya akan dibagi menjadi 6 sektor, yakni sektor KPU RI, Bawaslu RI, Istana Negara, Kedutaan Besar Negara Asing, Bundaran HI, dan DPR/MPR RI.
Terkait rekayasa lalu lintas, nantinya bersifat situasional tergantung kondisi di lapangan. Jika eskalasi meningkat dan diperlukan, maka akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas.
"Maka kami imbau untuk masyarakat yang akan melintas di depan Kantor KPU RI untuk mencari jalan alternatif lainnya karena akan ada kegiatan Penetapan Presiden Dan Wakil Presiden Terpilih 2024," kata Ade Ary dalam keterangannya, Rabu (24/4/2024).
Dia mengimbau, masyarakat yang akan memberikan dukungan maupun menyampaikan pendapat di KPU, untuk memperhatikan hak-hak masyarakat lain.
"Tentunya harus memperhatikan hak-hak masyarakat lainnya, sehingga aturan dalam undang-undang memberikan persetujuan di muka umum harap dipatuhi," jelasnya.
Baca Juga: Siap Ditetapkan Jadi Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Prabowo-Gibran Tiba di KPU
Kemudian, mantan Kapolres Jaksel ini menegaskan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan untuk selalu bertindak persuasif, tidak terprovokasi, mengedepankan negosiasi, pelayanan yang humanis, serta melaksanakan tugas sesuai prosedur.
Di akhir, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat agar selalu menjaga Kamtibmas, kerukunan, dan persatuan bangsa.
"Kami mengajak mari kita berdoa untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia dan bersama-sama kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa, jangan terpecah belah akibat berita hoaks yang bersifat provokatif demi mewujudkan Indonesia yang aman, damai dan bermartabat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









