Pengembangan Laut Tangerang Berpotensi Beri Dampak Positif di Sektor Real Estate dan Infrastruktur

AKURAT.CO Polemik pemagaran laut di pantai utara Tangerang yang masuk ke kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, dinilai masih memiliki dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Pagar di wilayah laut Tangerang ini disebut-sebut merupakan salah satu proyek untuk membangun infrastruktur yang bisa mendongkrak ekonomi daerah dan nasional.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten, Ameriza M Moesa, menilai, proyek ini berpotensi memberikan dampak positif terhadap sektor real estate dan infrastruktur, sebagaimana telah terjadi di beberapa kawasan lain di Banten.
Baca Juga: Menteri ATR Lempar Urusan Penutupan Akses Jalan di PIK ke Menteri PKP
Menurutnya, tidak penting perusahaan apapun yang membangun proyek tersebut. Namun harus dilihat bahwa proyek itu akan menimbulkan dampak positif untuk berbagai sektor.
“Jadi, bukan dilihat dari unsur kepemilikannya siapa pun mau BSD, Podomoro, kemudian ada Gading Serpong. Jadi, kami melihatnya pengembangan kawasannya yang akan berdampak positif terhadap sektor konstruksi dan juga real estat," kata Ameriza dalam keterangannya, dikutip Senin (17/2/2025).
Meski pihaknya belum bisa memperhitungkan seberapa besar dampaknya, namun ia yakin pembangunan laut Tangerang akan cukup signifikan dirasakan untuk perekonomian.
Baca Juga: Jalan Tol PIK 2 Dibuka Perdana untuk Fun Walk 5K
"Jadi, akan berdampak positif, kami juga belum bisa mengalkulasi berapa besar dampak dari proyek ini, tetapi, ini akan cukup signifikan karena selama beberapa tahun terakhir ini tren konstruksi cukup positif," ujarnya.
Dia menuturkan, investasi besar di bidang properti dapat menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Beberapa wilayah di Banten, seperti kawasan sekitar Tol Serpong-Balaraja dan Serang-Panimbang, telah menunjukkan perkembangan pesat berkat kehadiran infrastruktur strategis," tutup Ameriza.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







