Buruh Harian Jadi Korban Penusukan oleh Teman Sendiri di Bekasi

AKURAT.CO Seorang buruh harian lepas berinisial S menjadi korban tindakan kekerasan yang nyaris merenggut nyawanya, usai mengalami percobaan pembunuhan dan penganiayaan berat oleh temannya sendiri. Peristiwa mengerikan ini terjadi di depan kawasan perumahan Havana Mansion, Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Kamis malam (8/5/2025) sekitar pukul 21.15 WIB.
Kejadian bermula saat pelaku, yang diketahui merupakan teman korban, meminta tolong untuk diantar pulang menggunakan sepeda motor.
Baca Juga: Sepekan Buron, Pelaku Penusukan Imam Musala di Jakbar Berhasil Diamankan
Korban yang tak curiga sedikitpun terhadap niat jahat pelaku, bersedia mengantar dan memboncengkan pelaku yang duduk di belakang.
Namun di tengah perjalanan, tepat ketika mereka sampai di lokasi kejadian, pelaku secara tiba-tiba menyerang korban dari arah belakang. Tanpa peringatan, pelaku menggoreskan senjata tajam ke leher korban, lalu menusuk bagian perut kirinya sebanyak dua kali. Serangan mendadak ini membuat korban terjatuh dari motor dan dalam kondisi terluka parah.
"Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung kabur meninggalkan korban," ungkap AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dalam keterangannya pada Jumat (9/5/2025).
Aksi kekerasan ini terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari RSUD Teluk Pucung, Kota Bekasi, sekitar pukul 22.05 WIB. Rumah sakit tersebut melaporkan adanya pasien yang menjadi korban penusukan dan sedang dalam perawatan intensif. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas langsung menuju rumah sakit untuk memverifikasi kondisi korban dan memulai penyelidikan.
Baca Juga: Tersangka Utama Penusukan dan Pengeroyokan Pria di Cafe Makmur Bahagia Kemang Telah Diamankan
Polisi kini telah mendatangi lokasi kejadian guna mengumpulkan keterangan dari para saksi dan mencari barang bukti yang bisa mengungkap keberadaan pelaku. Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran aparat. “Kami sedang melakukan pencarian intensif terhadap pelaku,” tegas Ressa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








