PIK 2 Dukung Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Istiqlal, Gaungkan Harmoni Peradaban

AKURAT.CO Dalam rangka memperingati malam Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah, Masjid Istiqlal menggelar rangkaian acara bertajuk “Jembatan Harmoni Peradaban” pada Senin (9/3/2026).
Peringatan ini mengangkat nilai-nilai kasih sayang, keadilan, persaudaraan, serta harmoni sosial yang menjadi landasan penting dalam kehidupan masyarakat majemuk.
Tema “Jembatan Harmoni Peradaban” mencerminkan semangat kebersamaan lintas komunitas yang sejalan dengan nilai toleransi dan persaudaraan yang diajarkan dalam Al-Qur’an.
Dalam kegiatan ini, PIK 2 yang merupakan bagian dari Agung Sedayu Group dan Salim Group turut berkontribusi sebagai salah satu sponsor yang mendukung terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut.
Ketua Panitia Nuzulul Qur’an Masjid Istiqlal, Mas'ud Halimin, menjelaskan, pemilihan tema ini dilatarbelakangi oleh kekayaan peradaban dan kebudayaan yang dimiliki Indonesia.
Ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi semangat yang mempersatukan berbagai budaya menjadi sebuah peradaban Nusantara yang besar.
“Kita berharap bahwa Nuzulul Qur’an di momentum hari ini menjadi jembatan harmoni peradaban di mana nilai-nilai Al-Qur’an bisa menjadi perekat buat kita semua. Bisa menjadi nilai yang kita usung bersama sehingga kita terikat dalam satu kesadaran kolektif sebagai anak bangsa yang disatukan dalam semangat ukhuwah islamiah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Al-Qur’an memiliki nilai universal yang dapat menjadi jembatan dialog antar peradaban.
Pada peringatan tahun ini, Masjid Istiqlal turut berkolaborasi dengan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), menegaskan bahwa Islam di Indonesia tumbuh dalam semangat keberagaman dan akulturasi budaya.
Baca Juga: AHY Pastikan 93,5 Persen Jalan Nasional dalam Kondisi Baik untuk Mudik 2026
Rangkaian kegiatan dalam peringatan ini menghadirkan berbagai agenda inspiratif, mulai dari dialog kebangsaan, pertunjukan seni budaya Live Sand Painting yang mengangkat sejarah Islam Tionghoa di Indonesia, hingga peluncuran program wakaf Al-Qur’an iluminasi bernuansa budaya Tionghoa sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
Tidak hanya sebagai sponsor, Agung Sedayu Group melalui Masjid Al-Ikhlas PIK berpartisipasi dan berkontribusi sebagai wakif dalam program wakaf Al-Qur'an iluminasi bernuansa budaya Tionghoa yang penyerahannya diwakilkan oleh Restu Mahesa selaku Ketua Yayasan Masjid Al-Ikhlas PIK.
Wakaf ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para umat Islam serta menjadi bagian dari upaya memperluas syiar Al-Qur’an kepada masyarakat.
Dukungan PIK 2 dalam peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi salah satu bentuk partisipasi dalam kegiatan keagamaan yang mempererat kebersamaan dan harmoni di tengah masyarakat yang beragam.
Melalui keterlibatan tersebut, PIK 2 juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial dan spiritual, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan tokoh masyarakat, di antaranya Imam Besar Masjid Istiqlal yang juga Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar.
Dalam sambutannya, Nazaruddin menekankan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momen penting untuk meneguhkan kembali pesan kemanusiaan universal dalam ajaran Islam.
Ia juga mengucapkan selamat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Agung Sedayu Group yang telah banyak berpartisipasi memakmurkan masjid Istiqlal dengan membantu Al-Qur’an 1000 exemplar.
“Kita mendapatkan LCD Projektor raksasa yang sangat bagus dan itu sangat bermanfaat untuk kesejahteraan umat dan warga bangsa Indonesia karena mereka bisa disaksikan dari yang paling belakang sampai yang paling depan,” tambahnya.
Ia juga mengajak para jamaah untuk merenungkan sejarah perkembangan Islam di dunia, termasuk di Indonesia.
Menurutnya, salah satu alasan Islam berkembang sangat cepat adalah karena kekuatan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.
Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, diharapkan semangat Ramadan tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam keberagaman.
Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk PIK 2, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi landasan dalam membangun peradaban yang damai, harmonis, dan penuh keberkahan.
Baca Juga: Prabowo Terima Wakil PM Australia di Kertanegara, Bahas Dinamika Kawasan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









