Tanggapi Laporan BPK, DPR Ingatkan Penyerapan Anggaran Diperkuat untuk Kesejahteraan Rakyat
Atikah Umiyani | 9 Juli 2024, 11:54 WIB
AKURAT.CO Badan Anggaran DPR mengapresiasi terlaksananya penyampaian Laporan Hasil Pemerintah (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun Anggaran 2023.
Dengan hasil Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diterima pemerintah, Banggar DPR mengingatkan agar penyerapan APBN dan APBD 2024 dilakukan dengan baik.
"Kami mengapresiasi BPK RI yang telah melaksanakan tugas pemeriksaan keuangan negara dengan menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. Untuk mendukung hal tersebut, kami juga akan berkomitmen mendorong penguatan penyerapan APBN dan APBD ke depannya," jelas Anggota Banggar DPR, Charles Meikyansah, di Jakarta, Selasa (9/7/2024).
Menurutnya, pengawasan penyerapan anggaran negara adalah hal yang penting demi menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi dan situasi politik.
Mengingat kondisi ekonomi global saat ini sedang penuh tantangan.
"Kami mengingatkan kepada pemerintah untuk memperketat pengawasan penyerapan APBD dan APBN demi memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan bermanfaat dengan maksimal untuk kepentingan rakyat dan menjaga kepercayaan investor," ujarnya.
Charles mengatakan, penguatan pengawasan penyerapan akan dibahas secara lebih detail dalam rapat-rapat kerja dengan pemerintah.
Melalui fungsi pengawasan, DPR akan melihat lebih rinci bagaimana alokasi anggaran pada program dan kegiatan kementerian/lembaga terealisasi sesuai dengan rencana.
"Dan tentunya penyerapan anggaran harus betul-betul diperuntukkan demi kesejahteraan rakyat," ujarnya.
Menurutnya, opini WTP yang diterima oleh pemerintah merupakan sebuah pencapaian dari kerja keras dan bukti penting yang menunjukan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.
Untuk itu, Charles mendorong agar pemerintah terus meningkatkan akuntabilitas dalam tata kelola uang negara.
"Ini adalah bukti nyata dalam upaya bersama, agar terjaganya transparansi dan akuntabilitas dalam meningkatkan pengelolaan keuangan negara," katanya.
Charles juga menyoroti akan bergantinya pemerintahan untuk periode APBN 2024, sehingga diharapkan masa transisi pergantian pemerintahan tidak berdampak pada program anggaran negara.
"Kami harapkan masa peralihan nanti dilakukan dengan baik, agar masyarakat tetap dapat menerima manfaat dari kebijakan dan program-program pemerintah," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








