Beri Kepastian Hukum Usai Pilkada, Revisi UU DKJ Resmi Disahkan

AKURAT.CO DPR RI resmi mengesahkan Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Pengesahan tersebut dilaksanakan dalam Rapat Paripurna ke-8, Masa Sidang I Tahun Sidang 2024-2025.
"Tibalah saatnya kami meminta persetujuan fraksi-fraksi terhadap RUU tentang perubahan UU No.20 tahun 2024 tentang Provinsi DKJ, apakah dapat disetujui menjadi undang-undang?" kata Wakil Ketua DPR, Adies Kadir, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024).
Baca Juga: Rapat Paripurna Pengesahan RUU DKJ, Puan Maharani Absen
"Setuju," ucap para anggota kemudian diiringi ketukan palu oleh Adies Kadir.
Kemudian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mewakili pemerintah menyampaikan pandangan akhir mengenai RUU DKJ kepada DPR.
"Kami bersyukur dengan inisiatif DPR RI melalui Badan Legislasi DPR RI mengusulkan perubahan Undang-Undang Nomor 2 tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta, sekaligus juga mampu mengidentifikasi adanya celah hukum dalam proses transisi penyelenggaraan pemerintahan," tegas Tito dalam paparannya.
Adapun Revisi UU DKJ kali ini dimaksudkan untuk memberi kejelasan status Jakarta setelah Pilkada 2024. Dengan revisi ini, setelah terpilihnya gubernur yang baru nanti maka akan langsung disebut sebagai Gubernur DKJ. Begitu pula dengan DPRD Jakarta akan disebut sebagai DPRD DKJ.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





