Akurat
Pemprov Sumsel

Mendiktisaintek Janji Formula Baru Tukin Dosen: Kami Pahami Beratnya Perjuangan Dosen Muda

Paskalis Rubedanto | 6 Mei 2025, 23:09 WIB
Mendiktisaintek Janji Formula Baru Tukin Dosen: Kami Pahami Beratnya Perjuangan Dosen Muda

AKURAT.CO Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliantoro memastikan, pemerintah tengah menyusun formula baru untuk pencairan tunjangan kinerja (tukin) dosen, guna memperbaiki sistem yang selama ini dinilai belum optimal.

Brian meminta para dosen bersabar, mengingat perumusan formula tukin ini melibatkan banyak pihak, termasuk Kementerian Keuangan, sehingga perlu waktu agar semua aspek dapat diselaraskan.

"Harap bersabar. Tukin untuk dosen sedang kita formulasikan. Alhamdulillah kita dibantu juga dalam menyusun rumus dan mekanisme pencairannya," ujar Brian, Selasa (6/5/2025).

Brian menegaskan, penyusunan kebijakan tukin ini tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, khususnya ketentuan dari Kementerian Keuangan, agar implementasinya tidak menimbulkan beban tambahan, baik bagi institusi pendidikan tinggi maupun dosen itu sendiri.

"Kita berhadapan dengan aturan Kemenkeu. Jadi, prinsip kami sederhana: jangan sampai niat baik ini justru menyulitkan siapa pun," tegasnya.

Sebagai akademisi yang pernah merintis karier dari bawah, Brian mengaku sangat memahami tantangan berat yang dihadapi dosen muda.

Baca Juga: Bill Gates Akan Tinjau Program MBG di Indonesia, Pemerintah Diminta Gaet Dukungan Global

"Saya juga dulu dosen muda. Saya tahu persis susahnya memulai karier akademik. Berat sekali," ungkapnya dengan nada empati.

Karena itu, kata Brian, pemerintah berkomitmen untuk memastikan tukin dosen ke depan lebih adil, transparan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan dosen, sehingga mutu pendidikan tinggi nasional ikut terdongkrak.

"Kalau semua sudah berjalan sesuai formulasi yang tepat, Insya Allah semua jalan kebaikan akan terbuka," pungkas Brian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.