Akurat
Pemprov Sumsel

Lolos Verifikasi BSU tapi Situs bsu.kemnaker.go.id Masih Belum Aktif? Inilah Solusi Penting yang Bisa Dilakukan!

Shalli Syartiqa | 17 Juni 2025, 13:21 WIB
Lolos Verifikasi BSU tapi Situs bsu.kemnaker.go.id Masih Belum Aktif? Inilah Solusi Penting yang Bisa Dilakukan!

AKURAT.CO Bagi para pekerja yang telah dinyatakan lolos verifikasi Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 melalui situs BPJS Ketenagakerjaan, namun mendapati portal bsu.kemnaker.go.id masih belum aktif untuk pengecekan pencairan, tidak perlu khawatir.

Situasi ini wajar terjadi karena pemerintah sedang melakukan validasi berlapis untuk memastikan dana BSU tepat sasaran.

Ada beberapa langkah penting yang bisa dilakukan peserta BSU 2025 untuk memastikan kelancaran proses pencairan dana yang dijadwalkan mulai pertengahan Juni 2025 ini.

Memastikan Data dan Rekening Aktif

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan semua data pribadi dan rekening bank telah sesuai dan aktif.

1. Rekening Bank Himbara atau PT POS Indonesia

Bantuan BSU hanya akan disalurkan melalui rekening bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti BNI, BRI, BTN, Mandiri, atau BSI. Alternatif lain adalah melalui PT POS Indonesia.

2. Data Pribadi Lengkap

Pastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor HP, email aktif, dan informasi rekening sudah lengkap dan benar.

3. Pembaruan Data

Jika ada data yang tidak lengkap atau tidak sesuai, peserta dapat memperbaruinya melalui kanal SIPP atau portal web resmi BSU.

4. Rutin Memantau Status Verifikasi dan Pencairan

Meskipun situs bsu.kemnaker.go.id belum aktif untuk pengecekan pencairan, peserta diharapkan untuk tetap memantau secara berkala.

5. Situs Resmi Kemnaker

Akses situs resmi Kemnaker dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga pengecekan berkala tetap diperlukan.

6. Situs BPJS Ketenagakerjaan atau Aplikasi JMO

Calon penerima juga dapat mengecek ulang status verifikasi mereka setiap satu atau dua hari melalui bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id atau aplikasi JMO.

7. Proses Validasi Berlapis

Status "lolos verifikasi" berarti data Anda sedang dalam proses pemadanan oleh sistem pemerintah.

 

Syarat Penerima BSU 2025

Untuk menjadi penerima BSU 2025, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi:

1. Warga Negara Indonesia (WNI): Memiliki NIK yang valid.

2. Peserta Aktif BPJS Ketenagakerjaan: Terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga 30 April 2025.

3. Gaji Maksimal: Memiliki gaji maksimal Rp3,5 juta per bulan.

4. Tidak Menerima Bansos Lain: Tidak sedang menerima bantuan sosial (bansos) lainnya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

5. Bukan ASN, TNI, atau Polri: Tidak termasuk dalam kategori Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), atau Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Pencairan BSU 2025 dijadwalkan akan dimulai pada pertengahan Juni, sesuai keterangan resmi dari Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

Setiap penerima BSU akan mendapatkan total Rp600.000, yang terdiri dari Rp300.000 per bulan untuk periode Juni dan Juli, dan dana tersebut akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.