Sikapi Status Siaga Iran, Pemerintah Harus Percepat Evakuasi WNI dan Maksimalkan Diplomasi

AKURAT.CO Pemerintah diminta mempercepat evakuasi 380 Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih berada di Teheran, Iran.
Menyusul penetapan status KBRI Teheran menjadi siaga satu, seiring meningkatkan eskalasi konflik antara Iran dan Israel.
"Situasi konflik di kawasan tersebut tentu sangat memperihatinkan bagi kita semua. Kita minta evakuasi WNI di Iran segera dipercepat," ujar Anggota Komisi I DPR, Junico Siahaan, Jumat (20/6/2025).
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Evakuasi 386 WNI dari Iran, Tahap Pertama Dimulai Hari Ini
Dia mengungkapkan bahwa proses evakuasi via udara sulit dilakukan karena kondisi penerbangan sipil yang tidak kondusif.
Nico meminta pemerintah memastikan jalur darat aman untuk evakuasi.
"Saya dengar evakuasi tidak bisa melalui jalur udara tapi lewat darat, melalui Turki dan (negara) lainnya. Untuk itu, pemerintah harus memastikan agar jalur evakuasi darat benar-benar aman," jelasnya.
Baca Juga: Hancurkan Jantung Markas Mossad, Iran Buktikan Intelijen dan Keamanan Israel Lemah
Nico juga meminta KBRI Teheran terus memantau dan memfasilitasi kebutuhan para WNI di wilayah konflik, termasuk logistik dan akomodasi.
"Fasilitasi setiap kebutuhan mereka termasuk penyediaan logistik seperti makanan dan akomodasi. Berikan pengawalan di titik-titik perlintasan, pastikan WNI kita aman," katanya.
Nico menekankan pentingnya koordinasi intensif antara KBRI dan pemerintah pusat untuk memaksimalkan diplomasi dengan negara-negara tetangga Iran demi kelancaran evakuasi WNI.
"Maksimalkan diplomasi dengan negara-negara di sekitar Iran untuk membantu Indonesia mengevakuasi warga kita," katanya.
Baca Juga: Tembakkan Rudal Sejjil Kelas Berat, Iran Sebut Gerbang Neraka Datangi Zionis Israel
Menurut Nico, DPR siap membantu melalui diplomasi parlemen dengan memanfaatkan Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) antarparlemen.
"Kita DPR punya GKSB dengan parlemen negara-negara lain. Kita akan manfaatkan itu," pungkasnya.
Pemerintah Indonesia sebelumnya sudah bersiap memulangkan sebanyak 386 WNI dari Iran, menyusul meningkatnya eskalasi konflik akibat perang dengan Israel.
Rencana kontinjensi dan evakuasi disiapkan, termasuk opsi evakuasi melalui Kota Baku, Azerbaijan.
Baca Juga: 23 Negara Kutuk Keras Serangan Israel terhadap Iran Sejak 13 Juni 2025
Menko Polkam, Budi Gunawan, menyampaikan hal tersebut dalam rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga yang dipimpinnya pada Kamis (19/6/2025).
"Berdasarkan informasi dari Kementerian Luar Negeri, tahap pertama evakuasi akan dimulai pada 20 Juni 2025 dengan 115 WNI diberangkatkan menggunakan empat bus dari Teheran," ujarnya.
Menurut Budi, Kemenko Polkam terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait seperti Kemenlu, TNI, BIN, Kemenko PMK dan Kemendagri, guna menjamin keselamatan seluruh WNI di wilayah terdampak konflik.
Baca Juga: Drone Israel vs Iran
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







