Akurat
Pemprov Sumsel

Pelajar Selalu Antusias Sambut Mobil Makan Bergizi Gratis, Petugas SPPG Ikut Bangga

Atikah Umiyani | 3 Oktober 2025, 10:18 WIB
Pelajar Selalu Antusias Sambut Mobil Makan Bergizi Gratis, Petugas SPPG Ikut Bangga

AKURAT.CO Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang, Savira Hazra mengaku bangga melihat para pelajar yang selalu antusias menyambut kedatangan mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.

Menurutnya, momen tersebut menjadi penyemangat bagi dirinya dan tim untuk terus berkontribusi dalam program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini.

"Jujur saja, kemarin saya berkesempatan ikut mengantar makanan dengan mobil ke sekolah. Anak-anak sangat antusias, senangnya luar biasa, dan itu membuat hati ikut bahagia melihat mereka makan dengan gembira," ujar Savira saat ditemui di kawasan Sentul, Jawa Barat, dikutip Jumat (3/10/2025). 

Baca Juga: Sertifikasi Manajemen Risiko Juga Diberlakukan untuk SPPG Program MBG

Kebahagiaan lain, lanjut perempuan berusia 24 tahun ini, adalah ketika para siswa menyampaikan rasa terima kasih lewat surat.

"Kadang ada surat-surat ucapan terima kasih yang benar-benar menyentuh hati. Meski di balik surat itu, mereka kadang juga menyisipkan request makanan tertentu, walaupun tidak semuanya bisa terpenuhi," ungkapnya.

Untuk diketahui, Savira bersama tim SPPG Babakan Madang setiap minggu menyalurkan rata-rata 3.297 porsi makanan. Penerima manfaatnya meliputi siswa PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA di 22 sekolah, serta posyandu yang menaungi balita dan ibu hamil.

Baca Juga: YIPB dan Grab-OVO Perketat Standar Keamanan Program MBG untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Banten

Sebelumnya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang, Sentul, Jawa Barat, menerapkan standar tinggi dalam pengolahan makan bergizi gratis (MBG). 

Seluruh proses memasak dan pencucian bahan baku, dilakukan menggunakan air galon demi menjaga kualitas serta kebersihan makanan yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah dan posyandu.

"Sekarang hampir setiap hari kita melakukan koordinasi lewat Zoom untuk pencegahan. Yang paling utama itu air, karena air bisa membawa kuman dan kontaminasinya tinggi. Jadi dianjurkan untuk masak dan cuci bahan baku menggunakan air galon, bukan langsung dari keran," ujar Kepala SPPG Babakan Madang, Savira Hajra, saat ditemui di lokasi, Kamis (2/10/2025).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.