Akurat
Pemprov Sumsel

Pesawat ATR 400 Hilang Kontak, Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Kelaikan dan Prosedur Penerbangan

Paskalis Rubedanto | 18 Januari 2026, 13:17 WIB
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak, Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Kelaikan dan Prosedur Penerbangan

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menyampaikan empati kepada keluarga kru dan penumpang pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport (AT) rute Yogyakarta–Makassar, yang hilang kontak di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros.

Dia menegaskan, keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama dalam setiap kejadian penerbangan. Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketenangan publik, dengan tetap mengacu pada informasi resmi dari pihak berwenang.

"Keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga ketenangan publik dengan merujuk pada informasi resmi," kata Ridwan melalui keterangan tertulis, Minggu (18/1/2026).

Baca Juga: Pesawat ATR 400 Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak, Keselamatan Penerbangan Jadi Sorotan!

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat agar aspek kesehatan dan kelaikan pesawat benar-benar dipastikan sebelum penerbangan dilakukan. Selain itu, prinsip kehati-hatian penuh wajib diterapkan dalam setiap penerbangan.

"Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kesehatan dan kelaikan pesawat harus dipastikan benar-benar siap terbang, serta setiap penerbangan wajib dijalankan dengan prinsip kehati-hatian penuh," tegasnya.

Baca Juga: Breaking News: Pesawat ATR 400 Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak di Wilayah Maros

Ridwan juga menekankan pentingnya kepatuhan pilot dan seluruh awak penerbangan terhadap prosedur tetap (protap), khususnya saat menghadapi kondisi cuaca dan wilayah yang berisiko.

Komisi V DPR RI akan menjalankan fungsi pengawasan secara objektif dan konstruktif setelah investigasi resmi diselesaikan, sehingga setiap temuan dapat menjadi dasar penguatan sistem keselamatan penerbangan nasional.

"Keselamatan penerbangan adalah tanggung jawab bersama, dan setiap kejadian harus menjadi pelajaran untuk terus memperbaiki sistem serta memastikan negara hadir melindungi masyarakat," pungkas Ridwan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.