KUHAP Baru Perketat Kontrol Polisi, Masyarakat Punya Ruang Awasi Penegakan Hukum

AKURAT.CO Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru dinilai memberikan perlindungan lebih kuat bagi warga negara, sekaligus memperketat pengawasan terhadap kinerja aparat kepolisian.
Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, mengatakan KUHAP baru membawa perubahan mendasar dalam proses penegakan hukum. Terutama terkait penahanan, pemeriksaan saksi, hingga mekanisme pengawasan terhadap aparat penegak hukum.
"Di KUHAP baru, syarat penahanan yang sebelumnya sangat subjektif sekarang dibuat jauh lebih objektif. Harus ada perbuatan awal yang jelas, seperti upaya melarikan diri atau menghilangkan barang bukti," kata Habiburokhman melalui keterangan tertulis, Minggu (8/2/2026).
Baca Juga: Ada 8 Gugatan Uji Materi KUHP dan KUHAP Baru ke MK
KUHAP baru juga mewajibkan pendampingan advokat bagi saksi sebagaimana diatur dalam Pasal 143. Selain itu, proses pemeriksaan kini diwajibkan menggunakan kamera pengawas, sehingga potensi penyalahgunaan kewenangan dapat ditekan.
Dia menegaskan bahwa aparat penegak hukum, termasuk anggota Polri, yang melakukan pelanggaran kini dapat dikenai sanksi berlapis, mulai dari etik, administrasi, hingga pidana.
Baca Juga: Laras Faizati Divonis Bersalah Tanpa Penjara, Bukti KUHP dan KUHAP Baru Lebih Berkeadilan
"Ini adalah jaminan bahwa reformasi Polri tidak hanya berjalan, tetapi juga diawasi secara ketat oleh publik dan para advokat," ujarnya.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindea itu menilai, dengan mekanisme tersebut, negara tidak perlu membentuk lembaga pengawas baru. Peran pengawasan dapat dijalankan oleh masyarakat dan lebih dari 100 ribu advokat di seluruh Indonesia.
"Dengan KUHP dan KUHAP baru, warga negara memiliki ruang untuk ikut mengawasi kinerja Polri demi tegaknya hukum dan keadilan," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







