Akurat
Pemprov Sumsel

Tak Ada PJJ, Mendikdasmen Pastikan Sekolah Tetap Tatap Muka

Ayu Rachmaningtyas | 25 Maret 2026, 15:46 WIB
Tak Ada PJJ, Mendikdasmen Pastikan Sekolah Tetap Tatap Muka
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti.

AKURAT.CO Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menekankan tidak ada pemberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring, meskipun adanya imbauan penghematan energi imbas dari perang di Timur Tengah. Dengan dmikian, sistem pembelajaran tetap dilakukan secara tatap muka atau luring.

Menurutnya, kebijakan ini sesuai dengan hasil rapat lintas kementerian yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, pada Senin 23/3/2026).

"Sesuai hasil rapat lintas Kementerian dan Pernyataan Pers Menko PMK pada 23 Maret, pembelajaran di sekolah dilaksanakan sebagaimana biasa dengan pertimbangan akademik dan penguatan pendidikan karakter," kata Abdul Mu'ti dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Baca Juga: Bisa Bikin Anak Malas, Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh Harus Dikaji Ulang

Untuk itu, pihaknya segera mengeluarkan surat edaran menteri sebagai tindaklanjut dan ketetapan pemerintah untuk dapat dilaksanakan menjelang hari masuk kembali ke sekolah. "Penjelasan lebih lanjut akan disampaikan dalam Surat Edaran Menteri Dikdasmen," ujarnya.

Sebelumnya, Menko PMK Pratikno menginstruksikan untuk mempercepat transformasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, peningkatan kinerja birokrasi, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, serta efisiensi di segala bidang.

Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, pada Jumat, 13 Maret 2026, bahwa situasi krisis global justru harus dijadikan momentum untuk mendorong percepatan agenda transformasi nasional.

Dia mengutip langsung pernyataan Bapak Presiden bahwa "Krisis justru mempercepat rencana transformasi kita. Akhirnya kita dipaksa akselerasi. Kita sudah mengerti masalahnya, dari dulu kita ingin swasembada pangan, swasembada energi. Kita sudah mengarah ke situ. Tapi sekarang akan mempercepat."

Baca Juga: Komisi X DPR: Pembelajaran Jarak Jauh Sebaiknya Diberlakukan Selektif, Bukan Nasional

Karena itu, Pratikno menyampaikan selain swasembada pangan dan swasembada energi, presiden juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas SDM Indonesia, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.

Khusus di bidang pendidikan, sebagai bagian dari transformasi pemerintahan tentang pentingnya menjamin proses pembelajaran siswa tetap berjalan seperti biasa. Di sektor pendidikan, proses pembelajaran harus semakin optimal dan jangan sampai timbul learning loss.

"Oleh karena itu, diutamakan penyelenggaraan proses pembelajaran tetap berjalan secara luring bagi siswa," ujarnya dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.