Timur Tengah Kian Memanas, Pemerintah Pastikan Persiapan Haji 2026 Tetap Lancar

AKURAT.CO Pemerintah memastikan persiapan penyelenggaraan Haji 2026 tetap berjalan lancar, meski situasi geopolitik di Timur Tengah kian memanas. Pemerintah terus melakukan koordinasi intensif untuk memastikan seluruh tahapan berjalan optimal.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan hingga saat ini tidak ada kendala berarti baik dari sisi Indonesia maupun otoritas Arab Saudi dalam mempersiapkan keberangkatan jemaah.
"Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada kendala dalam persiapan, baik dari sisi Indonesia maupun pihak Arab Saudi. Insya Allah, keberangkatan pertama jemaah haji Indonesia akan dimulai pada 22 April 2026," ujar Dahnil dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).
Baca Juga: KPK Tetapkan Dua Pihak Swasta Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji
Pihaknya juga telah melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi, guna mengecek langsung kesiapan operasional serta memastikan seluruh layanan bagi jemaah dapat berjalan dengan baik. Pemerintah berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta ibadah haji.
Selain aspek teknis, Dahnil turut mengajak masyarakat Indonesia untuk mendoakan penyelenggaraan haji tahun ini. Dia berharap, seluruh proses dapat berlangsung tanpa hambatan hingga kepulangan jemaah ke Tanah Air.
"Kita berdoa kepada Allah SWT semoga penyelenggaraan Haji 2026 berjalan lancar, aman, dan nyaman, bagi seluruh jemaah. Kami juga memohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar seluruh proses ini diberikan kemudahan," tuturnya.
Di tengah dinamika konflik global, Dahnil menekankan bahwa ibadah haji memiliki makna yang lebih luas sebagai simbol perdamaian dunia. Menurutnya, nilai-nilai kesetaraan dan kemanusiaan dalam haji dapat menjadi inspirasi bagi negara-negara yang tengah berkonflik.
Baca Juga: Khawatir Fokus Terbagi, Haji Faisal Belum Restui Fuji Nikah Muda
"Kita berharap eskalasi konflik di Timur Tengah dapat menurun, sehingga pelaksanaan haji bisa berlangsung dengan aman. Haji memiliki pesan kuat tentang perdamaian, kesetaraan umat manusia, serta perlindungan terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan anak," jelasnya.
Dia berharap semangat haji dapat mendorong dialog dan penyelesaian damai di tingkat global. Dahnil juga mendukung langkah diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun komunikasi antarnegara.
"Kita berdoa semoga berbagai upaya yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam membangun dialog antar pemimpin dunia dapat membawa perdamaian global," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










