Prabowo Pimpin Ratas Soal Proyek Giant Sea Wall, Perguruan Tinggi Diminta Terlibat Aktif

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas (ratas) terkait proyek pembangunan Giant Sea Wall, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Usai mengikuti ratas, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisanitek), Brian Yuliarto, menyebut bahwa pihaknya diminta untuk berpartisipasi aktif dalam proyek tersebut.
"Jadi tentu kami dari Kementerian Diktisaintek diminta untuk berpartisipasi aktif karena Giant Sea Wall ini kan strategis menyelamatkan 60 persen kawasan industri dan juga lebih dari 30 juta penduduk yang kalau program ini berjalan, maka akan bisa menyelamatkan tadi dua hal itu setidaknya," ujar Brian.
Baca Juga: Banjir Rob Jadi Alarm Nasional, Ahli Mendesak Giant Sea Wall Segera Dibangun
Dia menjelaskan, kontribusi perguruan tinggi juga akan dioptimalkan, terutama dalam pemanfaatan berbagai hasil riset yang selama ini telah dilakukan.
"Banyak hasil-hasil penelitian di kampus, ya, yang juga sudah uji coba salah satunya yang berhasil di Demak, Semarang, ya. Itu juga nanti kita diminta berpartisipasi aktif," ucapnya.
Terkait implementasi, Brian mengungkapkan bahwa langkah awal akan segera dilakukan dalam waktu dekat dengan melibatkan para ahli.
"Iya, jadi langsung nanti minggu depan kami akan mengundang beberapa guru besar yang memang sudah memiliki keahlian dan terlibat pada beberapa kasus untuk beberapa proyek, ya. Untuk pembuatan daratan, reklamasi, dan sejenisnya itu kita akan ajak untuk bertemu dengan Kepala Badan Otorita Tanggul Laut di Indonesia," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








