Timwas DPR Akan Cek Langsung Kapasitas Hotel hingga Katering Jemaah Haji di Arab Saudi

AKURAT.CO Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR akan melakukan pengawasan langsung terhadap kualitas layanan jemaah haji di Tanah Suci, mulai dari kapasitas kamar hotel, layanan katering, hingga pengawasan terhadap jemaah nonprosedural.
"Ada beberapa catatan yang mungkin nanti juga kita di lapangan akan melihat. Yang pasti kita akan berpedoman, berpatokan pada hasil Panja ini semua," kata Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, usai melepas keberangkatan jemaah haji Kloter KJT-24 di Bandara Kertajati, Majalengka, dikutip Senin (11/5/2026).
Dia menjelaskan, Timwas DPR akan memastikan seluruh kesepakatan pelayanan haji yang sebelumnya dibahas dalam Panitia Kerja (Panja) benar-benar diterapkan selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.
Baca Juga: Penyebab Sistemik Kenapa Banyak Jemaah Haji Wafat Sebelum Puncak Haji
Salah satu fokus pengawasan adalah soal kapasitas kamar hotel jemaah. Menurutnya, DPR akan mengecek langsung apakah penempatan jemaah sudah sesuai dengan kesepakatan maksimal empat orang per kamar.
"Bagaimana misalkan penempatan di kamar-kamar hotel yang kita sepakati empat orang, kenapa bisa terjadi misalkan ini lebih dari empat orang? Nah, ini kita akan melihat nanti," tegasnya.
Meski demikian, Cucun menyebut penempatan lebih dari empat orang masih dapat ditoleransi apabila kondisi kamar cukup luas dan tetap layak bagi jemaah.
"Kalau memang kamarnya luas, kamarnya luas dan layak, ya kalau misalkan jumlahnya hanya satu-dua kamar kan tidak masalah. Tetapi kalau misalkan ini dipaksakan kamarnya sempit kemudian juga ditumpuk orang lebih dari empat kan enggak bagus," lanjutnya.
Selain akomodasi, Timwas DPR juga akan mengevaluasi layanan katering bagi jemaah. Cucun mengaku menerima sejumlah laporan terkait kejenuhan menu makanan selama berada di Tanah Suci.
"Ada laporan-laporan bahwa kejenuhan menu mungkin ya, bukan kualitas belum kita lihat. Kejenuhan menu, hanya mungkin menunya harus ada sedikit variatif," katanya.
Baca Juga: Cek Kesehatan Makin Ketat, Kenapa Masih Banyak Jemaah Haji Indonesia Wafat?
Menurutnya, berbagai catatan evaluasi tersebut nantinya akan dibahas bersama seluruh pihak penyelenggara ibadah haji, baik Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi maupun di Indonesia.
Cucun juga menyoroti pengawasan terhadap jemaah nonprosedural, yang disebut kini semakin ketat melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
"Sekarang ini, kemarin kita ketemu dengan Pak Menteri Imipas, tidak ada lagi sekarang bisa lolos orang yang tidak punya visa haji mau ke Saudi bisa berangkat. Semua pasti akan terseleksi, terskrining," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








