Dua Sekolah Tolak Ikut Serta, MPR Batalkan Rencana Lomba Ulang LCC Empat Pilar

AKURAT.CO Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI memutuskan membatalkan dalam menggelar ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat.
Keputusan tersebut di ambil lantaran dua sekolah, yaitu SMA Negeri 1 Pontianak dan SMA Negeri 1 Sambas, secara resmi menyatakan menolak untuk mengikuti kembali perlombaan dan memilih menghormati hasil kompetisi yang telah ditetapkan.
Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, menjelaskan penolakan tersebut disampaikan langsung oleh pihak sekolah melalui sikap resmi kepada pimpinan MPR.
Baca Juga: Bikin Makin Panas! SMAN 1 Sambas Tolak Tuduhan Kecurangan LCC 4 Pilar MPR RI 2026
"Tanggal 14 hari Kamis, kita didatangi kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dari SMA Negeri 1 Pontianak. Tanggal 15, hal yang sama datang dari sekolah SMA Negeri 1 Sambas. Mereka sama-sama mendukung untuk tidak perlu ada lomba ulang," kata Abraham dalam konferensi pers di Komplek DPR/MPR RI, Senin (18/5/2026).
Atas dasar itu, pimpinan MPR memutuskan mengikuti permintaan kedua sekolah. Dia menilai, sikap kedua sekolah telah mencerminkan dan megimplementasi nilai Empat Pilar yaitu menjunjung toleransi dan persatuan.
"Kita menilai bahwa yang disampaikan dalam pernyataan kedua sekolah ini betul-betul sudah melakukan atau mengimplementasikan pelajaran Empat Pilar itu sendiri. Di situ ada toleransi, ada persatuan yang mereka junjung tinggi," jelasnya.
Kendati pelaksanaan lomba ulang dibatalkan, MPR memastikan evaluasi tetap dilakukan. Salah satunya terkait komposisi dewan juri, serta hasil kajian internal menunjukkan sosialisasi Empat Pilar masih perlu diperkuat.
"Dewan juri kita akan melibatkan pakar hukum tata negara di setiap provinsi. Yang kedua melibatkan juga semua anggota MPR RI Tetapi tidak boleh menjadi juri," ucapnya.
Baca Juga: MPR Digugat ke PN Jakpus Buntut LCC Kalbar, Muzani: Nanti Kita Lihat
"Dari 280 juta masyarakat Indonesia itu baru 25 persen saja yang tahu tentang Empat Pilar ini. Maka kesimpulan lomba ini kita akan teruskan dengan meningkatkan kualitasnya lebih bagus, dengan pengaturannya lebih baik, dan juri yang profesional," tegasnya.
Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, membacakan surat resmi dari SMA Negeri 1 Pontianak tertanggal 13 Mei 2026. Dalam surat tersebut, sekolah menegaskan langkah yang dilakukan bukan untuk membatalkan hasil lomba, melainkan meminta klarifikasi atas mekanisme kompetisi.
Poin penting lainnya, sekolah menyatakan mendukung penuh SMA Negeri 1 Sambas sebagai wakil Kalimantan Barat di tingkat nasional. "SMA Negeri 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba cerdas cermat yang diulang," demikian isi surat yang dibacakan Siti Fauziah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









