Akurat Logo

DPR Gelar Rapat Tertutup dengan Satgas PRR, Bahas Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Putri Dinda Permata Sari | 25 Mei 2026, 14:47 WIB
DPR Gelar Rapat Tertutup dengan Satgas PRR, Bahas Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
DPR RI menggelar rapat koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera. (Akurat.co/Putri Dinda Permata Sari)

AKURAT.CO DPR RI menggelar rapat koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, untuk membahas perkembangan penanganan serta percepatan pembangunan di wilayah terdampak bencana alam.

Rapat tersebut berlangsung tertutup di Kompleks Parlemen, Jakarta, dipimpin Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, aparat keamanan, hingga perwakilan BUMN terkait.

"Untuk mengefektifkan waktu, izinkan saya membuka rapat koordinasi pada hari ini," kata Dasco saat membuka rapat, Senin (25/5/2026).

Baca Juga: Satgas PRR: Mayoritas Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Mulai Normal

Dalam forum tersebut, Dasco menyambut kehadiran Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Korps Brimob Polri, hingga sejumlah pimpinan lembaga dan BUMN.

Rapat tersebut difokuskan untuk mengevaluasi kondisi terkini pascabencana di Sumatera, sekaligus membahas rencana rehabilitasi dan rekonstruksi lanjutan.

Sementara itu, Satgas PRR Pascabencana Sumatera sebelumnya melaporkan progres pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus mengalami peningkatan.

Baca Juga: Pemulihan Ekonomi di Tiga Provinsi Sumatera Terdampak Bencana Mulai Bergerak Positif

Berdasarkan data per 11 Mei 2026, sebanyak 357 unit huntap telah selesai dibangun. Jumlah tersebut bertambah 109 unit dibanding capaian pada 8 Mei 2026 yang tercatat sebanyak 248 unit.

Secara keseluruhan, kebutuhan hunian tetap di tiga provinsi itu mencapai 39.335 unit, sementara 996 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Aceh tercatat menjadi daerah dengan kebutuhan huntap terbesar, yakni mencapai 28.910 unit. Adapun Sumatera Utara membutuhkan 7.601 unit dan Sumatera Barat sebanyak 2.824 unit.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.