KH Zulfa Luncurkan Kitab, Gaungkan Kebangkitan Tradisi Keilmuan Nahdliyin

AKURAT.CO Menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa, meluncurkan kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa.
Peluncuran karya tersebut sengaja dilakukan menjelang forum tertinggi NU sebagai pengingat agar Muktamar tidak hanya diwarnai kontestasi kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum menghidupkan kembali tradisi keilmuan dan literasi di kalangan Nahdliyin.
KH Zulfa mengatakan, peluncuran kitab tersebut bertepatan dengan Muktamar bukan bagian dari agenda politik organisasi, melainkan karena proses penulisan dan penyuntingannya baru rampung.
Namun, ia menilai momentum itu sangat tepat untuk mengajak warga NU kembali meneguhkan identitas organisasi sebagai pusat tradisi keilmuan Islam.
"Kalau Muktamar biasanya orang sibuk dengan kontestasi pemilihan Rais Aam maupun Ketua Umum. Saya ingin mengajak warga NU agar tidak lupa pada akarnya. Akar ulama itu adalah ilmu," kata KH Zulfa saat peluncuran kitab di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, tradisi NU sejak awal dibangun melalui karya-karya para ulama. Karena itu, budaya menulis kitab harus terus dilestarikan agar pemikiran dan metodologi keilmuan NU dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
"Kita tahu tradisi di NU adalah tradisi keilmuan yang sangat kuat. Saya ingin tradisi menulis kitab terus hidup sehingga ulama-ulama NU meninggalkan karya yang bisa menjadi warisan bagi generasi mendatang," ujarnya.
Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa menghimpun empat karya berbahasa Arab yang membahas metodologi Bahtsul Masail, ushul fikih, fatwa kontemporer, serta sejarah intelektual Syekh Nawawi al-Bantani.
Salah satu pembahasan utamanya mengulas metodologi pengambilan keputusan hukum di lingkungan NU yang menekankan pentingnya memahami tujuan syariat (maqashid syariah), kondisi sosial, adat istiadat, hingga perkembangan zaman sebelum menetapkan sebuah fatwa.
Melalui karya tersebut, KH Zulfa berharap NU terus memperkuat tradisi intelektualnya sehingga Muktamar tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga memperkuat budaya keilmuan yang selama ini menjadi ciri khas organisasi.
Baca Juga: Jelang Muktamar, PBNU Luncurkan Kitab Karya KH Zulfa Mustofa untuk Hidupkan Tradisi Menulis Ulama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









