Akurat Logo

Hindari 'Joget-joget', DPD Bakal Putar Lagu Bertema Nasionalisme dan Perjuangan

Ayu Rachmaningtyas | 13 Agustus 2026, 19:35 WIB
Hindari 'Joget-joget', DPD Bakal Putar Lagu Bertema Nasionalisme dan Perjuangan
Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin. - Akurat.co/Ayu Rachmaningtyas

AKURAT.CO Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menjelaskan bahwa panitia telah menyiapkan lagu yang akan ditampilkan dalam Sidang Tahunan dan Sidang bersama DPR- DPD RI besok, Jumat (14/8/2026).

Lagu yang akan diputar dalam sidang tersebut bertemakan nasionalisme dan perjuangan. Dengan pemutaran lagu-lagu tersebut, maka pihaknya dapat meminimalisir gerakan-gerakan yang dikhawatirkan memancing suasana yang tidak diinginkan.

"Jadi sesuai dengan yang sudah disiapkan oleh panitia, lagu juga yang akan ditampilkan adalah lagu-lagu yang nasionalisme, perjuangan sehingga menghindari gerakan-gerakan yang akan nanti memancing, dalam tanda kutip, seakan-akan bernuansa seperti yang tadi teman-teman sampaikan," kata Sultan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga: DPD Batasi Pemutaran Lagu di Sidang Tahunan 2026, Hindari Suasana seperti Hiburan

Menurutnya, penyesuaian tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga agar penyelenggaraan sidang tidak dipandang berlebihan oleh publik. Untuk itu, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga pelaksanaan sidang berjalan tertib dan khidmat.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari bentuk antisipasi agar ke depan tidak muncul suasana yang menyerupai hiburan. Seperti yang terjadi dalam sidang tahunan tahun lalu.

"Memang secara pribadi memang kita harus menjaga itu, memang sidang bersama ini juga kita sudah batasi, tidak akan ada lagi nanti hal-hal seperti lagu-lagu yang akan memancing suasana menjadi seperti ada hiburan seperti itu ya," tambahnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.