Akurat Logo

BINUS Raih Peringkat 2 Ilmu Komputer Terbaik Indonesia, Siapkan Talenta AI dan Keamanan Siber

Yusuf Tirtayasa | 22 Mei 2026, 10:08 WIB
BINUS Raih Peringkat 2 Ilmu Komputer Terbaik Indonesia, Siapkan Talenta AI dan Keamanan Siber
BINUS Raih Peringkat 2 Ilmu Komputer Terbaik Indonesia, Siapkan Talenta AI dan Keamanan Siber

AKURAT.CO Kebutuhan talenta digital di Indonesia diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Di tengah pesatnya adopsi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Indonesia diproyeksikan membutuhkan sekitar tiga juta talenta digital hingga 2030.

Di sisi lain, laporan global menunjukkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat penggunaan AI generatif tertinggi di dunia. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan terhadap lulusan teknologi yang tidak hanya memahami coding dasar, tetapi juga mampu mengembangkan sistem AI, cloud computing, hingga keamanan siber.

Merespons kebutuhan tersebut, BINUS University melalui School of Computer Science BINUS University memperkuat kurikulum berbasis industri dan teknologi masa depan.

BINUS Masuk Peringkat 2 Ilmu Komputer Terbaik Indonesia

Dalam pemeringkatan QS World University Rankings by Subject 2026 untuk bidang Computer Science and Information Systems, School of Computer Science BINUS University berhasil menempati posisi kedua terbaik di Indonesia.

Penilaian tersebut mencakup sejumlah indikator penting, mulai dari kualitas riset, keterlibatan global, hingga tingkat kepercayaan industri terhadap lulusan.

Dean School of Computer Science BINUS University, Derwin Suhartono menjelaskan mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga dilatih menyelesaikan persoalan nyata seperti engineer profesional.

“Kami tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis. Kami ingin membentuk talenta yang mampu memimpin transformasi digital dan menciptakan inovasi,” ujar Derwin Suhartono.

Fokus pada AI dan Keamanan Siber

School of Computer Science BINUS University kini menghadirkan berbagai konsentrasi yang relevan dengan kebutuhan industri digital modern, termasuk AI-Driven Development dan cybersecurity.

Program tersebut dikembangkan bersama lebih dari 2.200 mitra industri aktif untuk memastikan kurikulum tetap sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja.

Mahasiswa juga mendapatkan pengalaman langsung melalui kolaborasi dengan perusahaan teknologi global seperti Apple dan Microsoft.

Selain itu, mahasiswa didorong mengikuti hackathon, kompetisi pemrograman internasional ICPC, hingga innovation challenge untuk menguji kemampuan mereka dalam situasi dunia kerja nyata.

Lulusan BINUS Banyak Terserap Perusahaan Global

Data internal BINUS menunjukkan sekitar 80,1 persen lulusan sarjana telah bekerja saat lulus kuliah. Sementara sekitar 36,2 persen lulusan terserap di perusahaan global.

Alumni School of Computer Science BINUS kini bekerja di berbagai bidang seperti software engineer, AI engineer, data scientist, cybersecurity specialist, hingga product manager di sejumlah perusahaan nasional dan multinasional.

Menurut Derwin Suhartono, dunia industri saat ini membutuhkan lulusan yang siap kerja tanpa harus melalui proses pelatihan ulang terlalu panjang.

“Industri tidak punya waktu untuk mendidik ulang lulusan baru. Yang kami pastikan adalah bahwa mahasiswa kami sudah pernah menghadapi kompleksitas itu selama kuliah,” jelas Derwin Suhartono.

Dengan meningkatnya kebutuhan talenta digital nasional, BINUS menilai penguatan pendidikan teknologi berbasis industri menjadi salah satu langkah penting untuk menjawab tantangan transformasi digital Indonesia di masa depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.