Tinggalkan Anies, Demokrat Tatap Arah Baru

AKURAT.CO Partai Demokrat menyambut arah baru, selepas menyatakan menarik dukungan terhadap Anies Baswedan, dan meninggalkan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan, partainya siap menjajaki koalisi dengan parpol-parpol lain.
AHY mengajak kader untuk menyambut perjalanan baru. Dirinya juga mengingatkan kader untuk menatap masa depan dengan niat baik.
"Mari kita songsong, perjalanan politik yang baru dengan hati yang bersih, dengan niat yang baik, cara yang baik dan tujuan yang baik," kata AHY, di kantor DPP Demokrat, Jakarta, Senin (4/9/2023).
Baca Juga: AHY: Muslihat Anies Bikin Demokrat Kecewa
AHY memastikan bakal mencari rekan koalisi, atau bergabung dengan koalisi lain di luar pendukung Anies. Artinya Demokrat mempertimbangkan untuk merapat ke kubu Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto.
Putra sulung Presiden ke-6 RI, SBY menegaskan, Demokrat harus merapat dengan kubu yang memiliki kesamaan visi dan cara pandang. Demokrat juga mempertahankan sikap atau jargon perubahan yang selama ini diidentikkan dengan Anies.
"Sukses dan kemenangan tetap bisa kita raih tanpa harus mengorbankan nilai-nilai moral, etika serta kehormatan dan persahabatan," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







