Mahfud Mulai Diserang, Tak Profesional Jabat Menko Hingga Kampanye Colongan

AKURAT.CO Cawapres nomor urut tiga Mahfud MD mulai diserang. Mahfud dianggap melakukan kampanye terselubung dan kompeten menjabat menko lantaran bersikap permisif dalam kasus pakta integritas Pj Bupati Sorong.
Ketua Umum Jaringan Nasional (Jarnas) Aktivis'98, Sangap Surbakti menilai, Mahfud selaku Menko Polhukam seharusnya risih menyikapi beredarnya pakta integritas yang menunjukkan Pj Bupati Sorong tak netral. Terlebih salah satu poin dalam pakta integritas memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud.
“Kita tak melarang Pak Mahfud untuk berkontestasi di Pilpres. Tapi, Pak Mahfud juga harus sadar kalau dia juga masih menjadi pejabat publik. Jadi, melihat suatu persoalan harus objektif," kata Sangap, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (18/11/2023).
Baca Juga: Mahfud MD: Jangan Golput Cuma Karena Muak Lihat Proses Pemilu
Menurut Sangap, pernyataan Mahfud yang menyebut tak ada masalah hukum dari beredarnya pakta integritas sangat membahayakan. Pernyataan itu bisa dibaca Mahfud bersikap permisif terhadap ketidaknetaralan ASN.
"Kepala daerah itu membawahi banyak ASN. Jadi, kalau ASN dipaksa kepala daerah untuk tidak netral dalam pemilu, ini membahayakan demokrasi kita," keluhnya.
Mahfud juga disebut melakukan kampanye terselubung ketika berpose dengan pilot maskapai Garuda di ruang kokpit. Nampak dalam foto yang beredar di medsos, Mahfud bersama dua orang pilot dan memberi salam metal menyimbolkan angka 3 yang menjadi nomor urut Ganjar-Mahfud.
Baca Juga: Mahfud: Kecurangan Pemilu Sudah Menjadi Keniscayaan
Eks Ketua MK bahkan dilaporkan ke Bawaslu lantaran menyampaikan pantun bernada ajakan memilih, ketika menghadiri prosesi pengambilan nomor urut di KPU.
Sangap menegaskan, pihaknya tak mau menghambat Mahfud berkompetisi. Namun dirinya mengingatkan, ada etika dan profesionalisme yang perlu diperhatikan Mahfud yang masih berstatus pejabat negara.
"Jelas-jelas dalam pakta integritas Pj Bupati Sorong ada perintah untuk memenangkan Ganjar di Pilpres. Ini pintu masuk ASN tidak netral di Pemilu, dan ini merusak demokrasi. Harusnya Pak Mahfud perintahkan Bawaslu untuk investigasi persoalan ini,” ujar eksponen Forkot 98.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








