Gibran Janji Cari Solusi Kemaslahatan Masyarakat Di Desa

AKURAT.CO Ribuan perangkat desa yang tergabung dalam Kelompok Desa Bersatu mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
Calon wapres pasangan nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, merespons aspirasi yang digelorakan perangkat desa dalam acara silahturahmi nasional di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, pada Minggu (19/11/2023).
Putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengaku sudah mengetahui aspirasi yang digelorakan organisasi perangkat desa Se-Indonesia.
Gibran berjanji akan membawa aspirasi yang disampaikan dan mencarikan solusi terbaik untuk kemaslahatan masyarakat di desa.
"Aspirasi, masukan, evaluasi organisasi desa sudah kami ketahui, kita akan diskusikan lagi, kita rencanakan minggu depan. Supaya kita bisa mencarikan solusi yang terbaik dari permasalahan-permasalahan yang ada," jelasnya.
Baca Juga: Rela Diguyur Hujan Demi Prabowo-Gibran, Relawan Matahari Pagi Resmi Nyatakan Dukungan
Terkait dukungan yang diberikan perangkat desa, Gibran menyatakan akan fokus merancang program tepat sasaran tanpa mengabaikan aspirasi para perangkat desa.
"Kita carikan solusi yang terbaik dulu, apa saja permasalahan. Kalau masalah dukung mendukung nanti saja sambil jalan," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, perangkat desa seluruh Indonesia memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo-Gibran.
Koordinator Nasional Kelompok Desa Bersatu, Asri Anas, menyampaikan, acara deklarasi dihadiri sekitar 20.000 orang yang terdiri dari 15.000 kepala desa dan 5.000 Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta sejumlah perangkat desa.
"Ini adalah acara silaturahmi nasional desa yang memang rutinitas tahunan kita lakukan. Kita menghadirkan Mas Gibran Rakabuming Raka sebagai tokoh muda inspiratif," katanya.
Menurut Asri Anas, acara deklarasi bukan hanya sekadar menggelar pertemuan tetapi lebih penting adalah menyampaikan aspirasi dari elemen desa kepada pasangan capres Prabowo-Gibran.
"Mudah-mudahan bisa diakomodir ke depan. Pertama, reformasi tata kelola desa. Kedua, Dana Desa Rp5 miliar bersifat afirmatif per tahun. Ketiga yakni evaluasi pendamping desa, memperbaiki kesejahteraan perangkat desa, BPD dan seluruh instrumen organisasi yang mendukung pemerintahan," paparnya.
Baca Juga: Insentif Ke Perusahaan Jadi Jurus Prabowo - Gibran Atasi Isu Tenaga Kerja
Asri Anas menambahkan, Kelompok Desa Bersatu terdiri dari delapan persatuan perangkat desa yang ada di Indonesia. Mereka yakni Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) yang terdiri dari perangkat desa aktif. Kemudian Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Perangkat Desa Indonesia (DPN PPDI), Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas), DPP Asosiasi Kepala Desa Indonesia (Aksi) dan Komunitas Purnabakti Kepala Desa Seluruh Indonesia (Kompakdesi).
Selanjutnya, Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI), DPP Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) dan Persatuan Masyarakat Desa Nusantara.
Beberapa tokoh di Koalisi Indonesia Maju (KIM) turut hadir, di antaranya Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani; Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid; serta Sekjen Prima, Dominggus Oktavianus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








