Megawati Minta Relawan Menangkan Ganjar-Mahfud di Yogyakarta, Jumlah Suara Kecil Tapi Ini Alasannya

AKURAT.CO - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta relawan memenangkan pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar-Pranowo dan Mahfud MD di Yogyakarta.
Sekalipun jumlah suaranya kecil Megawati ingin Ganjar-Mahfud menang di Ngayogyakarta Hadiningrat karena merupakan kampung kelahirannya.
"Ini yang terakhir, kalau nggak menang di situ mesti saya apain ya, karena tempat kelahiran saya Yogyakarta. Meski kecil mesti menang," kata Megawati saat memberikan pengarahan di acara Rapat Kerja Nasional (Rakornas) relawan Ganjar-Mahfud se-Pulau Jawa di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (27/11/2023).
Baca Juga: Relawan Ganjar-Mahfud Berjuang Sampai Pingsan
Selain Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, acara Rakornas relawan Ganjar-Mahfud se-Pulau Jawa dihadiri Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, Ketua TKRPP Ahmad Basarah.
Informasi dari penyelenggara sebanyak 8000 relawan hadir dalam acara tersebut.
Tak hanya Yogyakarta, Megawati juga meminta Ganjar-Mahfud.menang di seluruh provinsi di Pulau Jawa. Megawati meminta organ relawan pendukung Ganjar-Mahfud langsung bekerja dengan turun ke masyarakat.
"Kalian itu mestinya sudah mulai dari sekarang, kerjanya sukarelawan, bukan jalan-jalan, tidak," tegas dia.
"Nah ini sebagai yang menjadi ketua atau ketua organ relawan itu mesti kita petakan, lalu yang akan kita bisa lihat dari jumlah pemilih," sambung Megawati.
Baca Juga: Ganjar Kampanye: Kalau Dihalangi, Kita Tabrak
Megawati juga meminta organ relawan untuk turut memotret di lapangan terkait lansia serta orang-orang yang belum menentukan pilihan politik. Megawati berpesan agar mereka dirangkul.
"Jadi pertama katakan kepada rakyat dengan suara lantang, jangan golput (golongan putih), jangan tidak memilih dan katakan kembali pada mereka itu seperti saya katakan 'who am I'," beber Mega.
"Kalau tidak memilih artinya dia abstain, artinya tidak punya pendirian, loh itu terserah saja kalau demokratis kita tahu calon ada tiga sekarang. Jadi silakan (memilih), (walau berbeda, tak masalah) saya lebih senang begitu," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








