Puluhan Spanduk Ganjar-Mahfud Raib Serentak, Rano Karno: Ini Intimidasi

AKURAT.CO Ketua TKD Ganjar-Mahfud Banten, Rano Karno menganggap raibnya puluhan spanduk di sejumlah wilayah di Banten, merupakan bentuk intimidasi. Rano yang juga eks Gubernur Banten menyebut hilangnya spanduk kampanye Ganjar-Mahfud merupakan bentuk kecurangan.
Menurutnya, demokrasi harus menghormati keragaman baik dalam bentuk sikap maupun pikiran. Rano berharap peristiwa tersebut tak terulang lagi.
“Kami percaya, demokrasi menjadi jalan yang harus kita pegang sekuat-kuatnya dengan menghormati keanekaan, merawat ragam sikap dan pikiran. Intimidasi dan cara-cara curang seperti ini tidak boleh diteruskan,” kata Rano, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (14/12/2023).
Baca Juga: Mahfud MD Sambangi Banten, Spanduk Kampanye Mendadak Raib
Direktur Hukum dan Kajian Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud , Ronny Talapessy di Gedung TPN, menyebut sedikitnya terdapat 70 spanduk atau alat peraga kampanye dipasang untuk menyambut kehadiran cawapres Mahfud MD, di Banten Rabu (13/12/2023).
Mahfud diagendakan menghadiri kegiatan Seminar Kebangsaan di Universitas Faletehan, Serang, dialog dengan tokoh masyarakat Banten di Lebak, serta dialog dengan ulama se-Banten di Pondok Pesantren Roudlotul Ulum, Pandeglang. Informasi yang diterima dari TKD Ganjar-Mahfud Banten, sebanyak 70 spanduk dipasang di kawasan Cidahu, yang menjadi domisili ulama kharismatik Banten, KH Abuya Muhtadi Dimyati.
Selain di Cidahu, spanduk-spanduk juga dipasang di Universitas Falatehan. Seluruh spanduk raib secara serentak sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
Baca Juga: PDIP Minta Kader Lawan Intimidasi
"Kemarin ada spanduk 70 spanduk untuk menyambut kedatangan Pak Mahfud di Banten di pasang pada siang hari tetapi pada pukul 3 pagi sudah hilang," ungkap Ronny.
Spanduk yang dipasang memuat gambat capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud. Dia mempertanyakan siapa yang mampu menghilangkan spanduk secara serentak.
“Ini kita bertanya-tanya siapa yang bisa melakukan ini kan karena pada pagi hari dan langsung serentak 70 spanduk kami hilang,” ujarnya heran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








