Istana Tepis Wara-wiri Jokowi Politis, Tak Terkait Pemilu

AKURAT.CO Istana menepis aksi wara-wiri Presiden Jokowi dengan melakukan kunjungan ke dalam maupun luar negeri bukan politis. Kepala Staf Presiden Moeldoko meminta kunjungan kerja (kunker) Presiden Jokowi tidak dikaitkan dengan elektoral kandidat tertentu pada Pemilu 2024.
Moeldoko menegaskan agenda kunker Jokowi sudah dijadwalkan sejak jauh-jauh hari. Sekalipun kegiatan kunker semakin padat, Moeldoko menilai hal itu tidak terkait urusan pemilu.
"Presiden itu sudah menghitung selama 10 tahun sudah berkunjung ke mana saja, sudah dihitung," kata Moeldoko, di Kantor KSP Jakarta, Senin (15/1/2024).
Baca Juga: Isu Pemakzulan Berembus, Istana Bereaksi
Menurutnya, Jokowi perlu blusukan untuk memastikan jalannya program pemerintah. Termasuk memantau kenaikan harga-harga sembako.
Eks Panglima TNI juga menyebut kunker merupakan tradisi yang telah dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya.
"Jadi apakah itu konteksnya pemilu? Enggak ada berbicara itu. Sama sekali enggak pernah terucap dari presiden,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






