Unggahan Instagram Mahfud MD Soal Keberanian Ganjar Menolak Israel di Piala Dunia U20 Mendadak Hilang, Ada Apa?

AKURAT.CO Unggahan Cawapres Mahfud MD di akun Instagramnya mendadak hilang, setelah sekitar 1 jam diunggah.
Adapun konten yang diunggah oleh Mahfud MD adalah seputar keberanian Ganjar Pranowo, menolak kehadiran Timnas Israel dalam ajang Piala Dunia U20.
Penolakan Ganjar, disebut menjadi cikal bakal pembatalan ajang itu, meskipun FIFA sama sekali tidak menyebut alasan tersebut.
Namun, dikutip dari unggahan tersebut, Mahfud menilai, Ganjar Pranowo justru punya keberanian. Apalagi setelah melihat dampak serangan Israel ke Gaza baru-baru ini.
Baca Juga: Nadeo Sempat Tak Percaya Dipanggil Timnas di Detik-detik Akhir, Minta Doa Masyarakat Indonesia
Maka bagi Mahfud, keberanian Ganjar tersebut patut diapresiasi. Sebab di sisi lain, pembelaan terhadap Palestina diatur dalam konstitusi.
Meskipun kemudian dirinya mendapatkan serangan negatif dari warganet.
"Butuh keberanian luar biasa untuk mempertahankan konstitusi. Demi keberpihakan pada kemanusiaan," demikian tulis Mahfud di kolom keterangan.
"Dan mas @ganjar_pranowo membuktikan hal tersebut, ia berpegang teguh pada nurani dan kemanusiaan," tambahnya.
Pantauan terakhir, konten tersebut pun mendapatkan banyak interaksi dengan ribuan penayangan, 4 ribu lebih tanda suka dan 400 lebih komentar.
Baca Juga: SpaceX Dianggap Melanggar Hukum karena Memecat Pekerja yang Kritik Elon Musk
Namun setelah satu jam, unggahan tersebut mendadak hilang. Kuat dugaan unggahan tersebut direport massal atau dihapus oleh pihak Instagram.
Sebab menurut Direktur 7amleh, kelompok pengawas media sosial, Nadim Nashif, konten Palestina dijadikan sasaran secara tidak adil.
Sementara ia menilai, ujaran kebencian dan hasutan terhadap warga Palestina sebagian besar tidak terkendali.
“Kami telah menemukan pola yang mengganggu dari bungkamnya suara-suara Palestina dan kebebasan berekspresi, terutama di seluruh platform Meta."
"Sensor merajalela, dengan pembatasan jangkauan, penghapusan, dan pembatasan yang ketat terhadap media, jurnalis, dan influencer, terutama akun @eye.on.palestine. Tindakan keras ini menghalangi dunia untuk mendengar kebenaran dari lapangan," ujar Nashif, dilaporkan The Guardian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Mahfud MD belum mengonfirmasi perihal hilangnya konten tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









