Akurat
Pemprov Sumsel

5 Fakta Iklan Videotron Anies Baswedan yang Di-takedown Sepihak, Nomor 4 Tak Terduga

Rahmat Ghafur | 17 Januari 2024, 09:41 WIB
5 Fakta Iklan Videotron Anies Baswedan yang Di-takedown Sepihak, Nomor 4 Tak Terduga

AKURAT.CO Media sosial tengah dihebohkan oleh videotron dari calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan yang tiba-tiba di-takedown secara sepihak pada Selasa (16/1/2024).

Tentu saja, banyak netizen yang kecewa dan tidak terima kejadian tersebut. Mereka pun bergerak dengan membuat sejumlah postingan di media sosial X yang meminta keadilan terhadap videotron Anies.

Ternyata postingan tersebut viral dan menjadikannya trending selama dua hari ini. Diketahui, videotron tersebut belum ada satu hari penayangan namun terpaksa harus diturunkan tanpa sebab.

Baca Juga: Iklan Videotron Anies Diturunkan, Pengamat Curiga Akal-akalan untuk Naikkan Elektabilitas

Anies Baswedan pun juga turut merespons kejadian yang dialami oleh para pendukungnya. Ia meminta kepada pendukungnya untuk tetap semangat.

"Tetap semangat, karena sebesar apapun tekanan yg kita terima, tidak ada apa-apanya dibanding tekanan hidup yang dijalani rakyat kebanyakan setiap hari," kata Anies.

Lantas, ada fakta-fakta terkait iklan videotron Anies Baswedan yang di-takedown secara sepihak. Nomor 4 tak terduga.

1. Videotron Dipasang Oleh Anies Bubble
Videotron Anies dipasang oleh dua kelompok pendukung capres nomor urut 1, Anies Baswedan. Kedua kelompok ini merupakan fans KPop yang aktif di media sosial X dengan akun @olpproject dan @aniesbubble.

Olppaemi Projek merupakan inisiatif dari para penggemar Anies dalam mendukungnya sebagai capres dan tidak mewakili komunitas K-Popers Indonesia secara umum.

Mereka juga disebut-sebut tidak memiliki keterkaitan dengan tim kampanye Anies dan Cak Imin. Hal ini murni dari keinginan mereka dalam mendukung Anies.

2. Berlokasi di Bekasi dan Jakarta
Diketahui,  Anies Bubble memasang iklan videotron  tersebut di wilayah Grand Metropolitan Bekasi dan Graha Mandiri Jakarta Pusat.

Namun, videotron Anies yang berada di  Grand Metropolitan Bekasi harus ditakedown, Selasa (16/1/2024). Sementara itu, videotron Anies yang berlokasi di Graha Mandiri baru saja di-takedown, Rabu (17/1/2024).

3. Jadwal Tayang Videotron Selama Seminggu
Olppaemi Project mengungkapkan bahwa videotron Anies seharusnya tayang selama seminggu mulai dari 15 Januari sampai 21 Januari 2024. Namun, belum genap sehari terpasang, videotron tersebut diturunkan tanpa kejelasan.

"Sayangnya, kami harus mengabarkan bahwa LED ads yang telah dijadwalkan tayang selama seminggu (15-21 Januari 2024) di Bekasi dan Jakarta tidak dapat lanjut tayang di lokasi tersebut karena suatu hal yang di luar kuasa kami," tulis akun X @olpproject, Senin (15/1/2024).

4. Ada Pihak Lain yang Menyetop Videotron Anies
Di sisi lain, Tim Hukum Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 'AMIN'  menduga bahwa ada upaya dari pihak lain untuk menghentikan penayangan video kampanye Anies tersebut.

Tim Hukum Timnas Amin menyatakan bahwa mereka telah menerima informasi yang menunjukkan adanya tekanan dari pihak tertentu kepada pemilik videotron agar menghentikan penayangan konten kampanye Anies.

5. Harga Sewa Videotron Anies
Harga sewa untuk videotron Anies di Jakarta dan Bekasi tidak diketahui dengan pasti. Namun, mengutip dari berbagai sumber, tarif untuk satu hari pemasangan iklan di area outdoor di daerah tersebut diperkirakan sekitar Rp600 ribu sampai 750 ribu per meter persegi.

Meskipun demikian, jika mengacu pada kisaran tarif di atas, biaya sewa videotron terendah selama satu minggu diperkirakan mencapai Rp4,2 juta hingga Rp5,25 juta. Angka tersebut tentu bukan jumlah yang kecil.

Baca Juga: Ternyata Segini Harga Sewa Iklan Videotron Anies Baswedan yang Viral di Medsos

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D