Bawaslu Minta Pencopotan APK Paling Lambat Satu Hari Sebelum Pemungutan Suara

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, meminta peserta pemilu serentak 2024 mencopot alat peraga kampanye (APK) paling lambat satu hari sebelum pemungutan suara pada 14 Februari 2024. Pencopotan APK pada masa tenang termaktub dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.
"Aturan pembersihan APK ada di 1 hari sebelum pemungutan suara (pasal 36 ayat 7.8.9)," kata anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty saat dikonfirmasi, Selasa (30/1/2024).
Baca Juga: KPU Sentil Peserta Pemilu yang Pasang APK Asal-asalan
Lolly mengatakan, di masa tenang yakni tanggal 11-13 Februari, peserta pemilu dilarang melakukan kegiatan kampanye. Apabila kedapatan melakukan kampanye peserta pemilu akan dijatuhi sanksi.
"Peserta Pemilu yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (7) dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.
Jika sudah dijatuhkan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, namun alat peraga kampanye Pemilu masih belum dibersihkan oleh peserta Pemilu, maka alat peraga dimaksud tidak dapat dituntut untuk dikembalikan.
"Tentu saja, imbauan agar seluruh peserta pemilu melakukan pembersihan secara mandiri agar APK masih bisa mereka manfaatkan jadi dokumen," tuturnya.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta partai politik dan seluruh peserta Pemilu 2024 punya kesadaran dalam memasang alat peraga kampanye (APK) dengan tertib. Sebab, masih banyak pemasangan APK yang membahayakan pengguna jalan.
Baca Juga: Bawaslu Minta KPU Ingatkan Peserta Pemilu Soal Pemasangan APK
"Harus menjadi kesadaran bersama. Adalah aspek estetika, keamanan dan keselamatan para pihak yang potensial kena masalah atau kena musibah kalau misalkan alat peraga kampanye ambruk, jatuh melintang di jalan," kata Ketua KPU, Hasyim Asyari, di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (19/1/2024).
Hasyim menjelaskan, pemasangan APK oleh peserta pemilu dan partai politik seharusnya mengindahkan aturan yang berlaku di setiap wilayah.
Adapun, ketentuan lokasi yang diperbolehkan untuk pemasangan APK diatur pemerintah daerah masing-masing dalam perizinannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





