Datangi TKN Prabowo-Gibran, Erick Thohir Titip Pesan: Jaga TPS, Jangan Sampai Kita Dicurangi

AKURAT.CO Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mendatangi markas besar Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda (Fanta) Prabowo-Gibran di Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2024).
Dalam acara bertajuk "Welcoming Chief ET to Fanta Headquarters", Erick berpesan kepada TKN Fanta agar tidak berpuasa diri terhadap hasil survei Prabowo-Gibran yang ada di posisi teratas.
Baca Juga: Bapanas Tegaskan Bansos Beras Sudah Dilakukan Jauh Hari Sebelum Pemilu 2024
Erick meminta kepada TKN Fanta agar lebih giat lagi dalam mensosialisasikan Prabowo-Gibran kepada masyarakat. Dia juga berpesan agar para pendukung Prabowo-Gibran ikut mengawal setiap proses yang ada di TPS.
"Jadi saya berharap waktunya tinggal tidak banyak, jangan liat survey 8 persen, 57 persen, jangan lihat itu, kita belum menang. Kalau nanti tanggal 14 Februari, jam lima sampai tujuh malam sudah tahu hasilnya. Artinya apa? Turun lebih giat, jaga TPS, jangan sampai kita dicurangi," ucap Erick.
Erick mengatakan, kedatangannya ke TKN Fanta ini karena dirinya ingin mendengarkan secara langsung apa yang menjadi aspirasi dari anak muda terhadap pemimpin di masa yang akan datang.
"Saya kesini tentu mau bicara, saya mau denger aspirasi, diskusi, supaya apa? Nanti kalau Allah kasih kesempatan kita untuk menjadi pemimpin semuanya yang di depan kita, kita punya janji. Janji yang sudah tadi sudah kita bicarakan adalah sebuah hal yang penting kita jadikan, jangan hanya wacana mulu," tuturnya.
Baca Juga: Ternyata, Ini Alasan Jokowi Naikkan Gaji TNI dan Polri Jelang Pemilu 2024
Erick juga menceritakan apa yang menjadi alasannya mendukung Prabowo-Gibran. Salah satunya, karena rekonsiliasi Prabowo dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akhirnya dapat membuat Indonesia mampu menghadapai Covid-19.
"Saya bilang, kebayang tidak ketika dua figur nasional kita, pak Jokowi, pak Prabowo kalau tidak bersama-sama untuk bangsa ini, kebayang enggak? Bisa tidak kita menghadapi covid? Itu yang mengetuk saya, itu yang membuat saya juga berfikir 'oh ini memang sudah jalannya di sana', jalan selain kita bersama-sama dalam sebuah kekuatan, untuk apa? Mimpi generasi emas 2045 yang bisa menjadi salah satu ekonomi terbesar di dunia," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









