Konser Salam Metal Ganjar-Mahfud Bawa Misi Lawan Intimidasi

AKURAT.CO Konser Salam Metal Ganjar-Mahfud, yang digelar di GBK, Jakarta, Sabtu (3/2/2024), punya misi melawan intimidasi. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut, konser tersebut digelar merespons dukungan arus bawah melawan segala bentuk intimidasi.
Hasto menilai, konser Salam Metal yang dibalut dalam bentuk kebudayaan dan kegiatan kampanye politik merupakan bentuk keberpihakan rakyat kepada paslon capres-cawapres nomor urut 3. Metal merupakan akronim dari menang total.
"Ini merupakan gelar kebudayaan ekspresi rakyat arus bawah yang melawan berbagai bentuk intimidasi," kata Hasto, di GBK.
Baca Juga: Jokowi Dibanjiri Petisi: Anies Anggap Sinyal Serius, Gibran Siap Tampung, Ganjar Minta Lawan
Politisi asal Yogyakarta juga mengingatkan, gelaran konser di GBK juga membawa makna penting. Stadion Utama GBK merupakan wujud spirit Bung Karno yang diharapkan mampu menggelorakan semangat pendukung memenangkan Ganjar-Mahfud.
"Mereka datang dengan suara nurani, datang dengan tanggung jawab terlahirnya pemimpin dari rakyat," kata Hasto, memuji militansi massa pendukung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






