DPR Satu Tarikan Napas dengan Gerakan Kampus Kritik Jokowi

AKURAT.CO Ketua DPR Puan Maharani memastikan parlemen tidak diam dalam menyikapi gelombang kritik dari kampus yang menyasar Presiden Jokowi. DPR mendukung civitas akademika yang aktif melakukan gerakan moral.
Menurut Puan, kritikan kampus menekankan pada pelaksanaan Pemilu 2024 yang jujur, adil dan bebas intimidasi. DPR berada dalam satu tarikan napas mengenai hal itu.
"Biarkan rakyat menilai, biarkan rakyat yang memilih pemimpin yang akan datang tanpa intimidasi," kata Puan, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/2/2024).
Baca Juga: Wapres Dorong Pemerintah Dengar Kritikan Kampus
Puan juga meminta rakyat tak dibungkam dalam menyampaikan aspirasi. Rakyat harus dibiarkan memberi penilaian terhadap pelaksanaan pemilu.
Dia menganggap suara kritik dari kampus melalui petisi maupun suasana keprihatinan mewakili aspirasi publik luas. Pesta demokrasi yang bakal digelar dalam hitungan hari ke depan, harus menjadi hajatan rakyat.
“DPR akan selalu mendorong, mendukung bahwa pemilu ini harus berjalan dengan jujur, adil," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








