JK Anggap 'Dirty Vote' Tanggung, Banyak Peristiwa Tak Disorot

AKURAT.CO Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menganggap dokumenter "Dirty Vote" masih tanggung mengangkat peristiwa kecurangan pemilu. Dalam skala 100 persen, JK menyebut, hanya 25 persen fakta atau data kecurangan yang disajikan melalui tayangan berdurasi 1 jam 57 menit.
JK menyebut, sang sutradara yakni Dandhy Laksono terlalu sopan dalam mengangkat materi dokumenter. Dia juga mempertanyakan mengapa ada pihak yang marah terhadap tayangan yang mendadak menjadi kontroversi pada masa tenang ini.
"Mungkin sutradaranya masih sopan, tetapi pihak lain masih marah," kata JK, di kediamannya, di Jl Brawijaya, Jaksel, Senin (12/2/2024).
Baca Juga: Airlangga: ‘Dirty Vote’ kampanye Hitam, Tak Perlu Dikomentari
Menurutnya, dokumenter tersebut belum mengangkat fakta kecurangan yang terjadi di daerah atau kampung-kampung. "Petugas-petugas memengaruhi orang, jadi masih banyak lagi," ungkapnya.
Sekalipun begitu, JK mempertanyakan mengapa dokumenter itu dianggap menyebarkan fitnah. Sebaiknya, pihak yang menyebut tayangan tersebut fitnah membuktikannya dengan fakta dan data-data, bukan melalui pernyataan atau tudingan.
"Semua orang bisa mengatakan fitnah tunjukkan di mana fitnahnya, semua data dulu keluar baru komentar kan tidak ada hanya pidato saja," kata JK.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








