TKN Prabowo-Gibran Bersama Ulama Gelar Doa dan Khataman Al-Quran untuk Kelancaran Pemilu
Atikah Umiyani | 13 Februari 2024, 22:58 WIB

AKURAT.CO Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran bersama para kiai dan ulama menggelar doa dan khataman Al-Quran untuk kelancaran Pemilu 2024.
Acara digelar di depan rumah Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Selasa (13/2/2024) malam.
Acara doa bersama dan khataman Al-Quran ini dihadiri ratusan masyarakat. Mereka berkumpul di halaman kediaman Prabowo.
Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, dan Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Ahmad Muzani, juga turut hadir.
Selain itu, ada juga sejumlah tokoh agama yang hadir di antaranya KH Misbahul Munir, Habib Zaki bin Muhammad Alhaddad, KH Agus Muslim, KH Abdullah Mahrus Nur Iskandar, KH Lukman Hakim, KH Nahdli dan KH Arwani Faisal.
Muzani mengatakan, kegiatan malam ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meminta kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia diberi kelancaran dalam melaksanakan pesta demokrasi Pemilu 2024.
"Agenda malam ini adalah agenda malam terakhir sebelum pencoblosan sehingga kita perlu bermunajat kepada Allah sebanyak 30 juz khataman Al-Quran, zikir dan doa sebagai bagian dari kita untuk terus mengingat atas semua karunia Allah," jelasnya.
Tak hanya di rumah Kertanegara, Muzani mengatakan, doa dan khataman Al-Quran juga digelar serentak oleh sejumlah Tim Kampanye Daerah (TKD).
"Kita mengadakan acara tersebut dan tentu saja yang paling penting supaya hajatan demokrasi akan berlangsung Rabu 14 Februari berlangsung aman berlangsung damai dan menghasilkan hasil yang Allah ridhoi sebagai pemimpin negeri," katanya.
Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid mengatakan, acara khataman tersebut dikhususkan agar Pemilu 2024 dapat berjalan dengan lancar dan apapun hasilnya dapat diterima oleh semua pihak.
Baca Juga: Jelang Pencoblosan, Keyakinan kepada Prabowo-Gibran Lanjutkan Hilirisasi Jokowi Semakin Menguat
"Khataman ramai-ramai kita khususkan semoga pemilu besok lancar, damai, membawa berkah bagi bangsa Indonesia, tidak ada kegaduhan dan kita semua Insya Allah apapun yang terjadi harus menerima hasilnya karena semua adalah atas takdir dan qadha Allah SWT," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









