AKURAT.CO Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu, menyatakan, partai yang dipimpinnya menghormati hasil rapat pleno terbuka Hasil Pemilu 2024 yang sudah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Rabu (20/3/2024).
Kendati demikian, PKS menyoroti masifnya dugaaan pelanggaran selama proses pemilu 2024.
"Sebagai Partai politik yang berkomitmen pada prinsip-prinsip demokrasi dan proses pemilu, PKS menghormati keputusan yang diambil oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)," kata Syaikhu dalam keterangan tertulis, Jumat (22/3/2024).
Syaikhu mengatakan, PKS perlu perlu memberikan catatan atas proses Pemilu yang baru saja berlangsung.
Sebab, lanjut dia, proses pemilu yang sudah selesai kenyataannya dipenuhi dengan drama dan ketegangan yang merusak sendi-sendi demokrasi.
Salah satu yang disoroti pihaknya, ialah praktik money politic yang masih menjamur jelang pencoblosan. Anggota Komisi I DPR RI itu mendorong praktik money politic dapat ditindak sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.
"Kami tidak bisa mengabaikan fakta bahwa money politics, praktik politik yang melibatkan uang dan kekayaan telah menjadi sebuah kewajaran umum dalam mengarahkan pilihan," ujarnya.
Syaikhu berharap fakta tersebut dapat menjadi bukti otentik penyelenggara Pemilu untuk bersikap tegas. Dia meminta penyelenggara pemilu menjaga integritas proses demokrasi.
"Kami berharap agar tindakan pencegahan dan penindakan terhadap praktik money politics dapat diperkuat," ucapnya.
Di samping itu, masih banyaknya pelanggaran etika oleh KPU dan Bawaslu, sebagai penyelenggara Pemilu, sehingga mendapatkan sanksi-sanksi keras dari DKPP seprti ketidak profesional KPU terkait Sirekap yang menimbulkan kegaduhan dan ketidaknetralan aparatur pemerintahan dalam Pemilu.
"Kami juga mengapresiasi tim hukum AMIN yang akan mengajukan perkara kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) ke Mahkamah Konstitusi," imbuhnya.
Lebih lanjut, Syaikhu mengutarakan PKS akan menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi dalam menyenangkan sengekta gugatan hasil pemili 2024.
"Semoga proses ini berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan yang adil dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Ramalan Shio Asmara 7 Juni 2026 Terbaru: Tikus Makin Romantis, Naga Penuh Pesona, Harimau Berpeluang Jatuh Cinta
- 10Ramalan Zodiak Keuangan 7 Juni 2026: Leo, Aquarius, Aries, dan Pisces








