Bahas Regulasi Pilkada Serentak 2024, Komisi II DPR Undang KPU di Agenda RDP
Citra Puspitaningrum | 15 Mei 2024, 12:39 WIB

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal mengikuti agenda rapat dengar pendapat (RDP) bersama komisi II DPR di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2024).
RDP tersebut membahas evaluasi Pemilu serentak 2024 dan rancangan peraturan KPU pencalonan kepala daerah 2024
Menurut Ketua KPU, Hasyim Asyari, RDP rencananya akan dibagi ke dalam dua sesi dan akan dilaksanakan pada hari yang berbeda.
"Rabu hari ini untuk RDP evaluasi pemilu serentak dan Kamisnya untuk RDP pembahasan draf peraturan KPU," kata Hasyim kepada wartawan, Rabu (15/4/2024).
Kendati demikian, dua pembahasan dalam RDP antara KPU dengan komisi II DPR akan dilangsungkan satu hari.
Terkait pembahasan rancangan peraturan KPU Pilkada, Hasyim memastikan yang dibahas nanti bukan hanya tentang aturan pencalonan kepala daerah 2024.
"Ada dua draf rancangan KPU yang akan kita konsultasikan dalam RDP. Yang pertama draf rancangan KPU tentang pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih untuk keperluan Pilkada 2024," ujar Hasyim.
"Dan juga (yang kedua) draf peraturan KPU tentang (pencalonan) kepala daerah untuk Pilkada 2024," sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









