Parpol Diminta Usung Kepala Daerah dari Kompetensi, Tak Sekedar Popularitas

AKURAT.CO Isu Budi Djiwandono dan Raffi Ahmad yang berpotensi diusung Partai Gerindra dalam Pilkada Jakarta 2024, ramai di media sosial. Isu ini muncul setelah Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengunggah foto keduanya di akun Instagramnya.
Partai politik pun diingatkan agar tidak sembarang memilih figur yang akan diusung dalam Pilkada 2024. Tidak hanya melihat popularitas, tapi juga kompetensi dari figur-figur yang akan didukung.
"Semestinya pilkada tak hanya menghasilkan penguasa, tapi juga pemimpin yang capable yang membuat pemdanya governability," kata Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro, saat dihubungi, Sabtu (25/5/2024).
Baca Juga: KPU Jakarta Mantapkan Pemetaan TPS untuk Pilkada 2024
Siti menyadari, parpol memang punya otoritas untuk merekrut dan mengusung pasangan calon di pilkada. Namun, parpol juga punya tanggungjawab besar melakukan seleksi agar paslon yang dimunculkan berkualitas dan mampu menjalankan tugasnya sebagai pemimpin daerah.
Begitu juga dengan figur-figur yang akan dipromosikan dalam Pilkada Jakarta 2024. Dia mengingatkan pentingnya untuk mengusung figur yang memang benar-benar memiliki kompetensi.
"Bukan hanya sekadar memenuhi unsur populer dan asumsi memiliki elektabilitas saja, tapi juga memiliki kompetensi (memahami tentang pemda) dan kapasitas untuk melaksanakan pembangunan daerah yang akseleratif," ujarnya.
Sehingga dalam hal ini parpol tidak hanya semata-mata mementingkan kemenangan, tetapi juga mementingkan berjalannya pemerintahan ketika kemenangan sudah bisa didapatkan.
"Kalau persyaratannya 'pokoke' menang saja, yang dihasilkan pastinya bukan pemimpin yang berkualitas. Hal ini harus dipertimbangkan parpol secara serius. Menang penting, pemimpin yang mumpuni untuk daerah juga tak kalah penting," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad tiba-tiba mengunggah foto Budi Djiwandono dan Raffi Ahmad dengan berpakaian jas rapih layaknya pasangan yang akan ikut kontestasi.
Foto tersebut diunggah oleh Dasco melalui instagram pribadinya @sufmi_dasco hanya dengan keterangan bendera merah putih. Hal ini membuat banyak netizen bertanya-tanya apa maksud dari foto berpasangan tersebut.
Sejumlah netizen menduga, foto tersebut sebagai sinyal bahwa Budi dan Raffi adalah dua tokoh yang akan berpasangan di Pilkada Jakarta 2024. Ada pihak yang mendukung namun ada juga yang sebaliknya.
Dasco pun membalas salah satu komentar netizen yang mempertanyakan mengapa tidak mengusung Ridwan Kamil dalam Pilkada Jakarta. Dasco menjawab bahwa Ridwan Kamil memilih untuk maju di Jawa Barat.
"Kalau untuk Ridwan Kamil mau majunya di Jawa Barat," kata Dasco saat balas komentar netizen, Jumat (24/5/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









