Survei SRMC: Berpotensi Menang, Ridwan Kamil Masih Jadi Favorit Warga Jabar

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ridwan Kamil (RK), memperoleh elektabilitas tinggi di Jawa Barat (Jabar) berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 27 Mei-2 Juni 2024.
SMRC melakukan simulasi terbuka dengan sejumlah nama, yakni RK dan politisi Partai Gerindra, Dedi Mulyadi. Hasilnya, RK memperoleh 52,2 persen suara. sedangkan Dedi 28,9 persen.
“Nama Pak Ridwan Kamil 52,2 persen. Jadi dari 25,2 menjadi 52,2 sudah lebih dari 50 persen. Dedi Mulyadi konsisten di posisi ke dua 28,9 persen. Kemudian nama lain tetap berada di bawah dengan elektabilitas sangat jauh di bawahnya,” kata Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani saat paparkan hasil survei secara daring, Jumat (7/6/2024).
Deni Irvani menjelaskan, RK memang masih menjadi favorit warga Jabar. Dalam survei tersebut terbukti bahwa sebanyak 86 persen responden mengaku puas dengan kinerja RK selama menjabat sebagai Gubernur Jabar periode 2018-2023.
“Ini sebuah indikasi memang Pak Ridwan Kamil masih menjadi favoritnya orang Jawa Barat dengan dukungan yang sangat kuat di atas 50 persen, ini sudah bisa mutlak kalau dia maju di Pilkada Jabar,” jelas Deni.
Lebih lanjut, SMRC juga melaksanakn survei head to head antara Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi.
Hasilnya, RK memperoleh 60,5 persen suara responden, sedangkan Dedi 37,9 persen suara.
Baca Juga: Indonesia Terbuka: Sabar/Reza Wakil Tuan Rumah Amankan Tiket Semifinal
“Hanya dua nama yang bersaing, Ridwan Kamil melawan Dedi Mulyadi, kita peroleh angka 60,5 persen, semakin jauh dari 52 menjadi 60 persen ketika hanya bersaing dengan Dedi Mulyadi. Pak Dedi Mulyadi 37,9 persen, jaraknya sekitar 23 persen,” beber Deni.
Sebagai informasi, survei ini memakai sampel sebanyak 810 orang warga Jabar di atas 17 tahun. Sampel dipilih dengan metode multistage random sampling dengan jumlah proporsional. Toleransi kesalahan (margin of error) survei diperkirakan kurang lebih 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Sedangkan quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









