Zulhas Sentil Mahfud MD: Kalau Enggak Dukung Ya Bantu Doa, Jangan Ngejek

AKURAT.CO Partai Amanat Nasional (PAN) menyentil balik mantan cawapres nomor urut 3, Mahfud MD yang menyebut jembatan menuju Indonesia Emas sudah terputus. PAN lantas menilai Mahfud sebagai sosok yang tidak lagi memiliki rasa optimisme.
Baca Juga: PAN Diisukan Dapat Jatah Menteri ESDM, Nama Eddy Soeparno Mencuat
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), pun menyayangkan adanya pernyataan Mahfud tersebut. Karena semestinya para tokoh bangsa punya rasa optimisme agar Indonesia bisa menjadi negara maju.
"Saya baca kemarin, ada yang belum dilantik, ada yang mengatakan enggak mungkin kita menjadi negara maju, jembatannya sudah putus. Saya kira rasa optimis penting, apalagi disampaikan oleh para pemimpin," kata Zulhas dalam acara Rakernas ke-4 di Kantor DPP PAN, Jakarta, Sabtu (29/6/2024).
Zulhas berharap, nantinya para tokoh bangsa bersatu dan memberikan dukungan kepada Presiden terpilih, Prabowo Subianto demi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas. Jika tidak didukung, dia berharap tidak ada pihak-pihak yang mengganggu.
"Kalau tidak bisa (mendukung) ya bantu doa, kalau tidak bisa bantu doa jangan memutuskan harapan. Ya kan? Jangan memutus harapan apalagi mengejek, mencela," ujarnya.
Zulhas mengingatkan, tantangan Prabowo untuk memimpin pemerintahan yang akan datang bukan hal yang mudah. Karenanya, dia berharap tidak ada pihak-pihak yang memerkeruh keadaan.
"Terus terang, perjuangan untuk memajukan Indonesia tidak mudah apalagi di tengah dunia yang sekarang berubah cepat," pungkasnya.
Baca Juga: Jelang Iduladha, Mendag Zulhas Pastikan Stok Harga Bapok Di Bengkulu Stabil
Sebelumnya, Mahfud menilai pemerintah ke depannya akan sulit mewujudkan Indonesia Emas 2045. Dia pun menyinggung istilah Presiden Soekarno soal menuju Indonesia Emas itu bisa terwujud melalui jembatan emas. Menurutnya, saati ini jembatan emas tersebut telah dirusak.
“Jangan mimpi Indonesia Emas, jembatan emasnya pun sudah dicuri. Mur-murnya itu sudah dicuri sekarang jembatan emas kita itu, sudah dirampas," kata Mahfud saat menjadi pembicara di acara Sekolah Hukum di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Jumat (14/6/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








