3 Komisioner KPU yang Pernah Dipecat DKPP Selain Hasyim Asy'ari, Ada yang Pernah Terlibat VCS

AKURAT.CO Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah memutuskan untuk memberhentikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari, pada Rabu (3/7/2024).
Sanksi terhadap Hasyim Asy'ari dijatuhkan karena Hasyim terbukti melanggar kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) dengan melakukan tindakan asusila terhadap seorang anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Den Haag, Belanda.
Kejadian tersebut terjadi ketika Hasyim hendak menghadiri bimbingan teknis Pemilu Serentak 2024 di Den Haag.
Ia menghubungi perempuan tersebut dan meminta jalan setelah acara, kemudian ketika perempuan itu menitipkan beberapa barang dari Jakarta, Hasyim merespons dengan komentar yang tidak pantas mengenai pakaian dalam.
Di sisi lain, berikut Komisioner KPU yang pernah diberhentikan DKPP selain Hasyim Asy'ari yang telah dikutip dari berbagai sumber.
Daftar Komisioner KPU yang pernah dipecat DKPP
1. Meixxy Rismanto
Anggota KPU Kaur, Bengkulu, Meixxy Rismanto, dipecat oleh DKPP karena terlibat dalam video call sex (VCS).
Sebelumnya, pada awal 2021, Meixxy juga menerima sanksi keras karena kasus plagiat.
Dalam persidangan yang diadakan DKPP pada 25 Januari 2021, Meixxy dinyatakan bersalah atas plagiat dan diberi sanksi peringatan keras serta dicopot dari jabatannya sebagai Ketua KPU Kaur.
Baca Juga: Erick Thohir: Saya Bangga Timnas Indonesia U-16 Kalahkan Vietnam, tapi Jangan Besar Kepala
"Menjatuhkan sanksi peringatan keras dan pemberhentian dari jabatan ketua tetap kepada Teradu Meixxy Rismanto selaku Ketua KPU Kabupaten Kaur sejak dibacakannya putusan ini," terang ketua majelis Muhammad.
2. Evi Novida Ginting
Pada 2021, Presiden Joko Widodo mengeluarkan keputusan presiden (Keppres) mengenai pemberhentian Evi Novida Ginting Manik dari jabatannya sebagai komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Keppres ini merupakan tindak lanjut dari putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memutuskan untuk memberhentikan Evi secara tetap karena melanggar kode etik penyelenggara pemilu.
Dalam keputusannya, Jokowi menyatakan bahwa Evi Novida Ginting Manik memenuhi syarat untuk diberhentikan secara tetap sebagai Komisioner KPU RI untuk masa jabatan 2017-2022 berdasarkan putusan DKPP yang menyatakan bahwa Evi terbukti melanggar kode etik.
3. Arief Budiman
Buntut pemberhentian jabatan Evi Novida, DKPP juga mencopot Arief Budiman dari jabatannya sebagai Ketua KPU RI.
Arief dinyatakan bersalah karena mempertahankan Evi Novida sebagai komisioner KPU.
"Teradu terbukti tidak mampu menempatkan diri pada waktu dan tempat di ruang publik karena di setiap kegiatan teradu di ruang publik melekat jabatan Ketua KPU," jelas bunyi penggalan putusan DKPP dalam persidangan.
Itulah beberapa Komisioner KPU yang pernah dipecat oleh DKPP selain Hasyim Asy'ari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








