Penjelasan Istri Bupati Lampung Tengah Soal Laporannya ke Dewan Etik Golkar

AKURAT.CO Partai Golkar telah menerima aduan dari Mardiana, istri Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad, terkait berbagai isu yang melibatkan namanya, mulai dari isu rumah tangga hingga pencalonan pilkada.
Mardiana mengaku telah mengadukan suaminya ke Dewan Etik dan Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar pada 11 Juli 2024 lalu.
"Alhamdulillah ditanggapi baik oleh Dewan Etik Partai Golkar, sudah masuk pada tahapan pemeriksaan. Saya pada hari Senin, 5 Agustus sudah diperiksa sebagai pengadu dan teradu (Musa Ahmad) juga sudah diperiksa tanggal 8 kemarin. Saya harap Partai Golkar bisa mengambil keputusan terbaik demi menyelamatkan Partai Golkar di Lampung Tengah," jelasnya, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (10/8/2024).
Mengenai status pernikahannya, Mardiana menjelaskan bahwa dirinya telah digugat cerai talak oleh Musa Ahmad di Pengadilan Agama Gunung Sugih, Lampung Tengah, yang teregister dengan Nomor Perkara 1377/Pdt.G/2024/PA.
Baca Juga: Resmi, Persija Jakarta Datangkan Penjaga Gawang Asal Brasil, Carlos Eduardo
Saat ini prosesnya masuk dalam tahapan sidang mediasi.
Menurut Mardiana, secara status belum resmi bercerai karena masih proses di pengadilan.
"Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, terutama masyarakat Lampung Tengah, atas apa yang terjadi pada rumah tangga saya. Saya minta maaf karena kami tidak bisa menjadi contoh yang baik untuk masyarakat," jelasnya.
Mardiana mengaku telah berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahankan rumah tangga nya. Namun faktanya, seperti apa yang dikatakan pihak kuasa hukum bahwa Musa Ahmad tidak mau rujuk kembali.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Bad Memory Eraser yang Dibintangi Jin Se Yeon
"Saya sudah mencoba dengan segala cara dan upaya. Termasuk diam dan tabah melihat kezoliman terhadap saya selama bertahun-tahun sejak tahun 2022," katanya.
Sementara, mengenai keputusannya untuk maju pada kontestasi Pilkada 2024, Mardiana mengaku hal itu semata-mata atas desakan masyarakat dan pengurus ormas-ormas sayap Partai Golkar di Lampung Tengah.
"Desakan-desakan ini muncul karena melihat perkembangan kepemimpinan pak bupati saat ini, yang segala keputusan jalannya pemerintahan di Kabupaten Lampung Tengah diduga didominasi oleh pihak-pihak tertentu," bebernya.
Atas desakan tersebut, maka pada 27 Juni 2024, Mardiana telah menyatakan siap untuk maju di Pemilihan Bupati Lampung Tengah 2024.
Baca Juga: Pesawat Voepass Jatuh di Brasil, Pengamat Penerbangan Singgung Hal Ini…
"Saya yakin akan mengembalikan Lampung Tengah menjadi kabupaten yang berwibawa dengan kepemimpinan yang berahhlak dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama, sosial dan budaya. Agar Lampung Tengah bisa menjadi daerah yang maju dan bermartabat," pungkas Mardiana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









