Akurat
Pemprov Sumsel

Menko Polhukam: Pelajari Indeks Kerawanan Bawaslu Demi Suksesnya Pilkada Serentak 2024

Citra Puspitaningrum | 26 Agustus 2024, 23:50 WIB
Menko Polhukam: Pelajari Indeks Kerawanan Bawaslu Demi Suksesnya Pilkada Serentak 2024

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk mempelajari Indeks Kerawanan Pemilu yang dirilis oleh Bawaslu menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan Hadi saat memberikan sambutan dalam acara Peluncuran Pemetaan Kerawanan Pilkada Serentak 2024 yang mencakup tahapan pencalonan, kampanye, dan pungut hitung di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2024).

"Pemetaan kerawanan yang dikeluarkan Bawaslu harus dijadikan pedoman sepenuhnya meskipun di lapangan dinamika pasti akan terjadi," ujar Hadi.

Baca Juga: AHY Serahkan Dukungan untuk 45 Calon Kepala Daerah dan 2 Gubernur

Hadi menegaskan, lembaga terkait seperti Polri, TNI, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta beberapa kementerian dan lembaga negara lainnya, harus berpedoman pada pemetaan kerawanan Pilkada Serentak 2024 yang disusun oleh Bawaslu.

"Dengan diluncurkannya pemetaan kerawanan dan kajian mitigasi pada tahapan pencalonan, kampanye, dan pungut hitung, ini akan semakin memperkuat keyakinan kita serta meningkatkan kesiapan kita dalam mengantisipasi berbagai bentuk kerawanan yang mungkin muncul di lapangan dan dapat mengganggu tahapan pilkada," jelasnya.

Hadi juga mengungkapkan harapannya agar pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 bisa berlangsung dengan aman, lancar, damai, dan minim masalah, dengan mematuhi pedoman pemetaan kerawanan yang telah disiapkan.

Baca Juga: Bawaslu Sentil Inkonsistensi MK, Picu Kegaduhan Jelang Pilkada 2024

"Stabilitas politik, hukum, dan keamanan adalah hal yang sangat penting dan harus kita jaga bersama, karena stabilitas ini sangat mempengaruhi kelancaran pelaksanaan Pilkada 2024," tutup Hadi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.