Kehadiran Pasangan Dharma-Kun Bagus untuk Pilkada Jakarta

AKURAT.CO Adanya dugaan pencatutan dukungan terhadap pasangan bakal calon gubernur Jakarta jalur independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto, terus mendapat sorotan banyak pihak.
Salah satunya dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie.
Menurut dia, pencatutan dukungan merupakan ranah penyelenggara pemilu untuk melakukan verifikasi, apakah memenuhi syarat atau tidak.
"Kalau itu hal biasa, karena nanti KPU bisa melakukan verifikasi. Seperti parpol saja, pasti akan dilakukan verifikasi juga kan," kata Jimly saat dihubungi wartawan, Kamis (29/8/2024).
Dia mengatakan, soal dugaan pencatutan KTP warga Jakarta untuk dukungan pasangan calon independen tersebut merupakan ranah KPUD Jakarta, bukan masuk pidana.
Baca Juga: Polisi Ungkap Dugaan Kasus Ilegal Akses terhadap Akun Kripto Binance, Satu Pria Diamankan
"Ini hanya masalah administrasi saja. Bisa dilakukan verifikasi oleh KPU dan Bawaslu nantinya," ujar Jimly.
Mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) itu melihat kehadiran calon independen di Pilkada Jakarta 2024 dapat membawa demokrasi Indonesia ke arah yang lebih bagus.
Sebab, menurut Jimly, masyarakat diberi kesempatan untuk memilih kandidat yang tidak diusung oleh partai politik.
"Saya melihat calon independen ini sangat bagus. Hal ini memberikan kesempatan untuk masyarakat dari luar nonparpol," tuturnya.
Maka dari itu, Jimly mengajak semua pihak agar tidak khawatir dengan kehadiran Dharma-Kun sebagai pasangan cagub Jakarta melalui jalur independen.
Keberadaan calon independen ini untuk menghindari adanya kotak kosong.
Baca Juga: Geluti Musik, Komika Dzawin Nur Luncurkan Mini Album Perdana 'Sisi Lain'
"Jangan menjadikan sebuah ketakutan dengan adanya calon independen, nanti juga masyarakat yang akan menentukan pilihannya. Sangat bagus, karena sejak 2005 calon ini menjadi keputusan MK untuk menghindari adanya kotak kosong," jelas Jimly.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







