Hindari Parlemen Jalanan, PKB Beri Pendidikan ke 68 Anggota DPR Terpilih

AKURAT.CO Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar pendidikan legislatif untuk seluruh kadernya yang terpilih dalam Pileg DPR RI periode 2024-2029. Pendidikan yang diawali dengan jalan sehat ini digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (14/9/2024).
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, mengatakan pendidikan ini diikuti oleh 68 calon anggota legislatif dari Fraksi PKB yang nantinya akan dilantik pada 1 Oktober mendatang. Pendidikan ini dilakukan untuk mematangkan mental sekaligus gagasan dari para kader terpilih.
"Insyallah tanggal 1 Oktober dilantik semua ini. 68 anggota baru akan mulai orientasi, mulai persiapan fisik, mental, materi, konsep, gagasan," kata Cak Imin di lokasi.
Baca Juga: PKB Kritik Tak Dilibatkan di KIM Plus, Dasco: Belum Ada Pertemuan Khusus
Cak Imin mengatakan, dalam pendidikan ini juga banyak membahas soal hal-hal yang berkaitan dengan tugas dan tanggungjawab sebagai anggota DPR RI. Ia mengaku juga sudah menyiapkan sejumlah narasumber yang mumpuni dan kompeten.
"Insya Allah materi-materi pelatihannya mengandung gaggasan ideologi politik, etika bernegara dan berbangsa, kemudian kapasitas kompetensi legislasi, budgeting dan kontrol dan yang lebih penting adalah integritas menghadapi tantangan perjuangan politik," ujarnya.
" Ini kita latih, dan insyaAllah kita hadirkan narasumber-narasumber yang kompeten yang juga akan memberikan motivasi, materi," sambungnya.
Lebih lanjut, Cak Imin menegaskan, pendidikan ini digelar dengan harapan agar para kader terpilih dari Fraksi PKB bisa menampung seluruh aspirasi dari masyarakat.
"Mohon doannya kepada semua masyarakat, 68 anggota baru ini benar-benar aspiratif, amanah. DPR bisa menampung seluruh harapan, sehingga tidak menghasilkan parlemen jalanan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








