Hindari Jebakan dari Oknum, Ridwan Kamil Akan Lebih Selektif Terima Undangan

AKURAT.CO Sekretaris DPD Golkar Jakarta, Basri Baco, menegaskan Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil (RK), sama sekali tidak pernah mendapat penolakan saat berkunjung ke sejumlah kelompok masyarakat di Jakarta.
Begitu juga saat RK bersilaturahmi dengan Bamus Betawi di Jatinegara, Jakarta Timur pada Jumat, 6 September 2024. Baco memastikan, tidak ada penolakan dari warga terkait kunjungannya tersebut.
"Yang perlu saya clear kan bahwa di Jatinegara bukan penolakan terhadap bang Emil, itu clear ya," kata Baco kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/9/2024).
Baca Juga: Golkar Dapat Tugas Bagi-bagi Kacamata Gratis Saat Kampanye Ridwan Kamil-Suswono
Dia menyadari bahwa dalam kunjungan RK tersebut, muncul segelintir orang yang seolah-olah melakukan penolakan. Dia menduga, ini adalah jebakan yang memang direkayasa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Oleh karenanya, RK akan lebih berhati-hati dalam menerima undangan dari sejumlah kelompok. Hal ini dilakukan, untuk mengantisipasi adanya jebakan serupa yang justru dapat merugikan RK.
"Terkait itu, kita sekarang lebih selektif dalam menerima undangan untuk turun di wilayah tertentu, yang kita belum jelas situasinya, sehingga bukannya bang Emil sombong, tetapi supaya tidak terjebak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, karena ada saja upaya upaya untuk menjebak, mengkondisikan supaya tercermin, tercitra seolah oleh penolakan, padahal sebenarnya tidak," ucapnya.
Menurutnya, di tengah situasi persaingan politik jelang pilkada, sangat mungkin muncul oknum-oknum yang berupaya untuk menjatuhkan lawannya. Oleh karenanya, Baco memastikan, pihaknya akan lebih berhati-hati dan mengenal lebih dalam terkait situasi di sejumlah wilayah.
"Ini politik, dan sedang bertarung, bisa saja itu terjadi, sehingga kita antisipasinya apa? Agak sedikit selektif menerima undangan turun di wilayah yang belum kita petakan atau belum tahu situasinya," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








