Bawaslu Jakarta Tak Ingin Isu SARA Mencuat lagi Seperti di Pilkada 2017

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jakarta, mengingatkan untuk tetap mengawasi potensi munculnya isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA), dalam perhelatan Pilkada 2024.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jakarta, Burhanuddin, mengatakan saat ini terpantau sudah ada beberapa komunitas etnis, yang menyatakan dukungan terhadap salah satu paslon.
"Kalau kemudian kita lihat, aktivitas pasangan calon semakin meningkat, silahturahmi ke tokoh-tokoh etnis juga semakin intens, dan beberapa kelompok-kelompok etnis di Jakarta sudah menyatakan dukungan kepada pasangan calon," katanya dalam acara Rakernis Bawaslu Jakarta, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2024).
Menurutnya, bisa jadi kalau kelompok etnis tersebut dikemas atau dipublikasikan secara luas dan dijadikan sebagai komunitas politik, bisa saja isu SARA kemudian muncul kembali.
Baca Juga: Cara Pindah TPS Pilkada 2024, Ketahui Jadwal dan Syaratnya
"Karena kalau kita lihat kita ikuti, pasangan calon ini sudah mulai ke kelompok-kelompok etnis, sudah ada kelompok-kelompok etnis yang menyatakan dukungan kepada salah satu pasangan calon," jelasnya.
"Kita berharap itu tidak terjadi dan tidak memperkeruh suasana pelaksanaan pilkada kita," tutur Burhanuddin.
Oleh karena itu sebagai pengawas pemilu, dia mengingatkan untuk hal-hal terkecil apapun harus diantisipasi dan harus dikomunikasikan, agar terhindar dari potensi tersebut.
"Agar para pasangan calon, tim kampanye dan relawan, atau siapapun simpatisan dari paslon ini melakukan kampanye sesuai dengan aturan, tidak kemudian membumbui kampanye dengan isu-isu yang dilarang," tegas Burhanuddin.
"Kalau itu terjadi, kita akan kembali pada Pilkada 2017, kita tidak berharap itu. Karena ketiga paslon ini kan sudah berkomitmen baik di acara KPU maupun di acara Bawaslu kemarin," pungkasnya.
Untuk diketahui, sebagai contoh, pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, resmi mendapat dukungan dari Forum Betawi Rempug (FBR).
Tak hanya itu, pasangan yang diusung oleh PDIP dan Partai Hanura ini juga resmi diusung oleh Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), atau komunitas etnis Tionghoa yang cukup besar di Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








