GP Ansor Tetap Akan Laporkan Suswono ke Polisi Soal Kelakar Janda Kaya Nikahi Pengangguran

AKURAT.CO Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor tetap akan melaporkan calon wakil gubernur (Cawagub) DKI Jakarta nomor urut 1, Suswono, ke kepolisian terkait pernyataan saat kampanye mengenai janda kaya menikahi pengangguran, seperti Siti Khadijah yang menikahi Nabi Muhammad SAW.
Diketahui, Suswono telah meminta maaf kepada masyarakat terkait kelakar soal janda kaya menikahi penganghuran. Permintaan maaf itu disampaikan Suswono melalui media sosial milinya, pada Senin (28/102/20).
"Terkait permintaan maaf Pak Suswono yang pertama itu video taping dan banyak editan. Jadi kami meminta juga untuk Pak Suswono menyatakan maaf secara terbuka dan langsung," kata Sekretaris PW GP Ansor DKI, Sulton, saat dikonfirmasi, Selasa (29/10/2024).
Sulton menegaskan, pihaknya sedang mengkaji agar laporan terkait penistaan agama yang disampaikan Suswono bisa diterima kepolisian.
"Tim LBH kami sedang mengkaji agar pelaporannya bisa diterima di Polda Metro Jaya ataupun di Bareskrim Polri," tegasnya.
Rencananya akan terdapat dua pasal yang dikenakan. Yakni, Pasal 156a KUHP tentang Penodaan Agama, yang menyatakan bahwa barang siapa di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia, dapat dipidana penjara maksimal lima tahun.
Serta pasal 28 ayat (2) UU ITE yang melarang penyebaran informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA.
Sebelumnya, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 Suswono berkelakar terkait janda kaya menikahi pemuda yang menganggur saat menghadiri deklarasi dukungan Bang Japar di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Sabtu (26/10/2024).
Di sana Suswono menyatakan, akan melanjutkan program-program yang telah digagas oleh Gubernur sebelumnya. Selain itu, Suswono mengaku akan membuat sejumlah program terobosan salah satunya ialah kartu anak yatim.
"Satu tambahannya adalah kartu anak yatim. Jadi anak yatim, ingat ya, perhatikan, anak yatim nanti jadi anaknya Gubernur. Ibu-ibu jangan, ini GR ya bu ya. Jangan nanti asumsinya berarti jandanya dinikahi Gubernur. Enggak," ujar Suswono.
Suswono kemudian menceritakan, saat dirinya berkampanye, ada masyarakat yang menanyakan apakah dirinya akan membuat kartu janda atau tidak. Dia pun memastikan, akan membuat kartu janda, tapi khusus janda miskin.
Suswono kemudian berkelakar, agar janda kaya menikahi pemuda yang menganggur.
"Waktu dialog ini. Pak ada kartu janda enggak? Saya pastikan kalau janda miskin pasti ada. Tapi masa janda kaya minta kartu juga? Saya sarankan janda kaya tolong nikahi pemuda yang nganggur," kata Suswono berkelakar.
Politikus senior PKS ini lantas mengisahkan Siti Khadijah yang menikah dengan Nabi Muhammad SAW. Saat itu, Siti Khadijah merupakan pengusaha kaya raya dengan status janda.
"Setuju ya? Coba ingat Khadijah enggak? Tau Khadijah kan? Dia kan konglomerat. Nikahi siapa? Ya Nabi (Muhammad SAW) waktu itu belum jadi Nabi. Masih 25 tahun pemuda kan? Nah itu contoh kaya begitu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






