Ahok dan Anies Akrab di Perayaan Malam Tahun Baru, Sinyal Duet di Pilpres 2029?

AKURAT.CO Momen keakraban dua mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan, saat menghadiri kegiatan Bentang Harapan Jakarta (JakASA) di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (31/12/2024), menjadi perhatian publik.
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai pertemuan tersebut bisa menjadi sinyal awal adanya kemungkinan duet antara Anies dan Ahok pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
"Bisa saja dua sosok itu akan berpasangan pada Pilpres 2029," kata Jamiluddin kepada wartawan, Kamis (2/12/2024).
Dia juga menilai, kedekatan Anies dan Ahok bisa dianggap sebagai awal dari deklarasi oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, kedua tokoh ini dapat menjadi simbol perlawanan terhadap pemerintahan yang sedang berkuasa.
Baca Juga: Hadiri Bentang Harapan JaKasa, Anies Bahagia Bertemu Para Mantan Gubernur Jakarta
"Anies dan Ahok menyampaikan hal itu bisa jadi sebagai awal mendeklarasikan sebagai simbol oposisi. Mereka ingin menjadi simbol perlawanan terhadap pemerintahan yang berkuasa saat ini," ucapnya.
Langkah oposisi ini dianggap strategis mengingat hanya PDI Perjuangan yang saat ini berada di luar pemerintahan Prabowo-Gibran. Kekosongan oposisi, kuat membuka peluang bagi Anies dan Ahok untuk mengambil peran tersebut.
"Posisi itu berpeluang akan mereka ambil mengingat lemahnya partai oposisi saat ini. Hanya PDIP yang berada di luar kekuasaan," katanya.
Menurutnya, jika Anies dan Ahok mampu memposisikan diri sebagai simbol oposisi di luar parlemen, mereka dapat memberikan kontrol yang lebih signifikan terhadap pemerintahan. Langkah ini dinilainya sebagai upaya untuk menjaga demokrasi di Indonesia.
"Bahkan tak menutup kemungkinan peran oposisi itu mereka ambil untuk persiapan Pilpres 2029," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









