Bawaslu Dorong Penguatan Demokrasi untuk Wujudkan Pemilu 2029 yang Lebih Berkualitas

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menegaskan pentingnya memperkuat demokrasi sejak masa jeda pemilu untuk menciptakan Pemilu 2029 yang lebih berkualitas.
Anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono, menekankan, meski saat ini bukan tahun pemilu, Bawaslu tetap harus aktif menjalankan fungsi pengawasan dan pemberdayaan demokrasi.
"Di masa nontahapan ini, tugas kita tetap berat. Kita harus memperkuat demokrasi, mengkritisi setiap bentuk ancaman terhadapnya," ujar Totok dalam pernyataan resminya di Jakarta, Rabu (1/5/2025).
Salah satu ancaman utama yang menjadi perhatian Totok adalah praktik politik uang, yang dinilainya sebagai penyakit serius dalam demokrasi.
Ia mengajak seluruh jajaran Bawaslu untuk aktif berdiskusi dan mengembangkan strategi pencegahan sejak dini.
Baca Juga: Rusia Isyaratkan Gencatan Senjata dengan Ukraina: Bola Panas di Tangan Zelenskyy
Lebih jauh, Totok mendorong para anggota Bawaslu untuk kembali ke semangat awal mereka sebagai aktivis.
Ia ingin kantor-kantor Bawaslu di seluruh Indonesia berfungsi seperti "rumah pergerakan", tempat ide-ide demokrasi tumbuh dan berkembang.
"Sebagian besar dari kita berasal dari dunia aktivisme. Mari hidupkan kembali semangat itu dan jadikan Bawaslu sebagai pusat gerakan penguatan demokrasi," katanya.
Totok optimistis, dengan kerja-kerja serius di masa nontahapan ini, Pemilu 2029 dapat berlangsung lebih jujur, adil, dan bermartabat dibanding pemilu sebelumnya.
Ia juga berharap upaya ini menjadi warisan berharga bagi generasi penyelenggara pemilu berikutnya.
"Siapa pun yang kelak melanjutkan tugas ini, harus memahami bahwa demokrasi yang kuat tidak datang dengan sendirinya, melainkan dibangun dari kerja keras yang konsisten," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









